Current Issues

Desain Pesawat di Masa Depan Mungkin Akan Beradaptasi dengan Covid-19

Dwiwa

Posted on August 11th 2020

Pandemi virus corona jenis baru telah mengubah dunia penerbangan. Sebagian besar maskapai mewajibkan penumpang menggunakan masker. Orang-orang juga tidak akan heran jika kalian langsung membersihkan permukaan sekitar tempat duduk.

Dilansir dari Insider, beberapa ahli penerbangan memprediksi maskapai mungkin akan menyewa petugas kebersihan dan menghadirkan kelas baru yang ramah terhadap aturan social distancing. Perusahaan desain juga semakin kreatif untuk urusan perjalanan. Konsep-konsep inovatif untuk desain di dalam kabin pesawat juga mungkin akan mengubah perjalanan udara secara signifikan.

 

Kursi pesawat bertingkat karya Jeffrey O’Neill

(Zephyr Aerospace via Insider)

Desain Zephyr Seat yang dibuat oleh Jeffrey O’Neill ini membuat para penumpang ekonomi dapat berbaring telentang selama perjalanan. Konsep ini juga bisa menjaga orang-orang untuk menjaga jarak.

Konsepnya mirip seperti tempat tidur susun, dua orang akan berbagi baris kursi, hanya saja satu orang akan berada di atas yang lain. Hal ini tentu akan ada lebih banyak privasi dan ruang yang diperoleh dan maskapai tidak perlu repot berkompromi dengan jumlah penumpang.

Berdasarkan laporan CNN, langkah selanjutnya yang harus dilakukan O’Neill adalah menguji keamanan desainnya, yang dapat menghabiskan waktu tiga tahun. Saat ini sedang diadakan penggalangan dana dan telah menerima 42 persen dari target awal.

 

Perusahaan Haeco mendesain penumpang dan kargo jadi satu di masa depan

(Haeco Aero via Insider)

Perusahaan teknik pesawat terbang Haeco menemukan cara untuk menciptakan ruang dengan membatasi jumlah penumpang tetapi tidak membuat beban keuangan maskapai menjadi goyah akibat berkurangnya pendapatan dari tiket.

Caranya adalah dengan menggabungkan penumpang dan kargo di kabin dengan membuat perangkat yang memungkinkan tempat penyimpanan paket yang aman diantara baris penumpang. Diketahui jika selama masa pandemi, permintaan akan kapasitas kargo meningkat dibanding kursi penumpang.

Menurut siaran persnya, Haeco berencana untuk menggunakan paket sebagai pemberi jarak bagi penumpang dan tetap menjaga berat dan keseimbangan sesuai dengan persyaratan.

Desain yang berbeda akan mampu menahan jumlah berat yang berbeda dan ukuran kemasan yang berbeda, dan dapat dikirim dalam empat hingga enam minggu, menurut siaran pers.

 

Desain Janus dari Avio memberi pembatas pada penumpang

 

(The Leader New Paper Online)

Perusahaan desain asal Italia Avio Interiors telah membuat sebuah inovasi yang dapat memberikan solusi agar penerbangan tetap bisa penuh namun dengan kontak minimal antar para penumpang. Konsep ini akan membuat kursi tengah menjadi berbalik arah di setiap kursi baris tiga dan menyertakan pembatas transparan untuk melindungi penumpang satu sama lain.

 

Desain AirShield 3D yang mendorong napas penumpang ke bawah

(Teague via Insider)

Perusahaan desain Teague memperkenalkan AirShield, yang mereka gambarkan dalam siaran pers sebaga sistem isolasi kuman pertama di dunia yang menggunakan aliran udara terkontrol untuk mencegah penyebaran virus.

Siaran pers perusahaan mengatakan perangkat 3D ini akan diletakkan di atas ventilasi yang sudah ada di atas kursi untuk menampung droplet dari batuk atau bersin di dalam ruang penumpang itu sendiri. Ini akan memperlambat penyebaran virus. Menurut siaran pers yang sama, sistem ini tengah dikembangkan dan akan dirilis akhir tahun ini.

 

Interspace Lite kolaborasi Safran dan Universal Movement

(Universal Movement via Insider)

Perusahaan manufaktur pesawat terbang Safran dan perusahaan teknologi transportasi Universal Movement berkolabosari membuat Interspace Lite. Ini merupakan konsep untuk desain kursi baru dengan penghalang melengkung yang memisahkan mereka yang duduk di lorong dari kursi dekat jendela, sambil memblokir kursi tengah.

Seperti kebanyakan desain lainnya, ini adalah aksesoris tambahan yang dapat dipasang di kursi yang sudah ada dan di hilangkan pasca pandemi. Tetapi tidak seperti pembatas yang lain, ini tidak transparan sehingga memberikan pengalaman terbang yang lebih pribadi.

Desain kursi ini awalnya diluncurkan pada 2019 untuk membuat tidur lebih nyenyak, menurut laporan CNN. Tetapi semenjak pandemi, didesain ulang agar memungkinkan jarak sosial dan meminumalkan penyebaran virus corona. Menurut situs resmi Safran, Interspace Lite akan tersedia musim panas ini. (*)

 

Related Articles
Tech
Pesawat Double Decker, Inovasi Penerbangan Manjakan Penumpang Kelas Ekonomi

Current Issues
Peneliti: Perjalanan Panjang dengan Pesawat Bisa Munculkan Klaster Covid-19 Baru

Current Issues
Berencana Naik Pesawat? Pilih Nomor Kursi Ini Agar Tak Tertular Covid-19