Tech

WhatsApp Luncurkan Fitur Baru, Mungkinkan Pengguna Lacak Kebenaran Pesan

Dwiwa

Posted on August 5th 2020

Semakin banyaknya hoaks yang muncul semenjak pandemi membuat WhatsApp meluncurkan berbagai fitur demi mencegah informasi tak benar menyebar luas. April lalu misalnya, mereka melakukan pembatasan sehingga pesan hanya bisa diteruskan ke satu orang. Ini kemudian dilaporkan telah memangkas penyebaran pesan viral hingga 70 persen.

Nah, dalam update terbarunya, platform perpesanan milik Facebook ini kembali menambahkan fitur yang memungkinkan pengguna mencari informasi lebih jauh terkait pesan yang diterima. Atau dengan kata lain, dapat langsung mengecek kebenaran dari informasi yang diterima.

Dilansir dari The Independent, pembaruan ini merupakan upaya terbaru dari WhatsApp untuk mengurangi jumlah kesalahan informasi yang sering dibagikan dengan cepat lewat grup maupun obrolan pribadi. 

Tujuannya sama. Yakni mengawasi pesan yang telah berulang kali diteruskan dan menandainya dengan buletin khusus yang mendorong orang-orang untuk lebih berhati-hati terhadap klaim apapun yang dibuat.

Fitur ini merupakan respon terhadap sejumlah informasi yang salah terkait pencegahan dan penularan Covid-19. Contohnya, pesan WhatsApp yang menyebut bahwa minum air rebusan bawang putih dapat menyembuhkan Covid-19. Karena pesan ini salah, maka jika seseorang menerima pesan ini dan mencarinya, mereka akan melihat sejumlah informasi lebih lanjut dari situs pengecekan fakta.

Kesalahan informasi soal virus corona bukan hanya satu-satunya konten bermasalah yang menyebar melalui WhatsApp. Fitur ini akan tersedia untuk berbagai pesan yang memiliki kemungkinan diteruskan sangat tinggi.

“Hari ini kami sedang menguji coba cara sederhana untuk memeriksa ulang pesan-pesan dengan mengetuk tombol kaca pembesar yang ada di ruang obrolan. Menyediakan cara sederhana untuk mencari pesan yang diteruskan berulang kali dapat membantu orang menemukan berita atau sumber informasi lain terkait konten yang mereka terima,” tulis WhatsApp dalam rilis resminya.

Mereka juga menyebut jika fitur ini berfungsi dengan mengijinkan pengguna untuk mengunggah pesan melalui browser mereka tanpa WhatsApp melihat pesan itu sendiri. Fitur baru ini diluncurkan di Android dan iOS untuk pengguna di Inggris, Irlandia, dan Amerika Serikat. Termasuk Brasil, Italia, Meksiko, dan Spanyol.

Wah, fiturnya pas banget nih buat memerangi hoax yang cepat menyebar. Kira-kira kapan ya fitur ini bisa digunakan di Indonesia? (*)

Related Articles
Current Issues
Perangi Hoax, YouTube Tambahkan Link Sumber Terpercaya pada Konten Vaksin Covid

Current Issues
Menghirup Bubuk Jahe Sembuhkan Omicron? Hoaks!

Interest
Jangan Terkecoh, Foto Ini Buktikan Mudahnya Membuat Berita Palsu Lewat Fotografi