Tech

Begini Cara Supaya Privasimu Aman Selama Pakai Browser Dunia Maya

Delima Pangaribuan

Posted on August 3rd 2020

(Venture Beat)

 
Masalah privasi masih jadi PR banyak aplikasi, gak terkecuali untuk browser yang biasa kita pakai. Sejak beberapa kasus terkait privasi bermunculan seperti Cambridge Analytica, banyak pengguna internet pun menuntut privasi yang lebih terjamin supaya data-data pribadi mereka gak seenaknya "dipanen" sama pihak-pihak tertentu.
 
Mengutip CNetbrowser yang biasa kita gunain pun gak lepas dari masalah privasi ini. Apa pun yang kita search bakal tetap bisa dipantau dan masuk ke database pusatnya. Tapi tenang, bukan berarti gak ada cara buat menjamin keamanan privasi kita lebih terjaga.
 
Pertama, buat browser yang kayaknya jadi langganan sejuta umat saat ini. Chrome. Menurut CNet, Chrome ini yang paling gak banget privasinya. Data-data kita bakal mudah tercatat dan bocor. Gak ada extention juga yang bisa menjamin pencarian kita gak diintip pihak lain, sayang sekali.

 
Tapi, pengguna Chrome bisa mengatur supaya pencariannya jadi acak. Alias kalau dilihat orang lain nanti, tampilan pencarian gak melulu urut sama yang kita lakuin sebenarnya. Kita bisa gunain beberapa Extentionantara lain Cookie Autodelete, uBlock Origin, Privacy Badger, dan HTTP Everywhere. Tinggal pasang aja Extention ini di browser.
 
Sayangnya, ini gak berlaku di HP Android ya, guys. Bisanya cuma di komputer aja. Kalau di HP, kita disarankan pakai aplikasi browser khusus seperti DuckDuckGo. Ini merupakan salah satu aplikasi browser favorit karena privasi penggunanya bener-bener terjaga.
 
Selanjutnya kalau kamu pengguna Safari, browser ini udah punya default Intelligent Tracking Prevention. Tapi menurut CNet, kerjanya kurang optimal sejak versi 2017. Apalagi kemudian Google nemu kalau fitur di Apple ini malah bisa nge-tracking privasi pengguna. Tapi masalah itu sudah diatasi Apple, sih.

 
Di Intelligent Tracking Prevention versi Safari 14 yang keluar 2020 ini, kita bisa ngecek ada atau nggak ad tracker atau penguntit yang bikin kita jadi nerima iklan-iklan tertentu berdasarkan algoritma pencarian kita. Untuk menangkit tracker ini, atur menu Preference dan pilih Privacy. Abis gitu, klik kotak Prevent cross-site tracking
 
Kita bisa ngehapus cookies secara manual. Atau langsung klik Remove All pada menu Manage Website Data. Di iOS 14 dan MacOS Big Sur, juga sudah dilengkapi sama menu block all cookies. Jadi cookie-cookie yang ngeganggu bisa diminimalisir.
 
Lanjut ke browser ketiga yakni EdgeBrowser punya Microsoft ini hampir mirip sama Chrome. Cukup pilih tiga titik yang merupakan tombol Setting, kemudian pilih Privacy and service. Di dalamnya sudah ada fitur Tracker prevention yang bisa kita aktifkan. Bahkan kita disuguhi tiga pilihan, nih. Mau block yang basic, balanced, atau strict
 
Normalnya browser ini pakai setting-an balanced alias menengah. Tapi kalau bener-bener mau privasi terjaga, pilih aja yang Strict karena bakal lebih efektif ngeblock semua trackers pengganggu. Meskipun ada konsekuensi yang harus dirasakan yakni kadang-kadang website yang kita kunjungi nge-crash atau bahkan gak bisa dibuka sama sekali.
 
Terakhir adalah browser Firefox. Menurut CNet, ini sedikit lebih aman daripada Chrome dan Edge. Meskipun mereka masih punya banyak PR juga untuk dikerjakan terkait privasi pengguna ini. Untuk mengaktifkannya, buka menu Preference dan pilih Privacy & Security.
 
Pengamanannya mirip sama Edge, ada tingkatan Standard dan Strict. Bahkan pengguna juga bisa Custom alias pilih jenis ad trackers apa aja yang mau ditakis. Ngeblocking trackers ini selain mencegah iklan-iklan ga jelas dan panen data, juga bisa melindungi kita dari oknum yang mau melakukan kejahatan cryptocurrencies. (*) 
 
Related Articles
Tech
Bosan Pakai Chrome? Coba 8 Browser Alternatif Ini

Tech
Trik Upload Foto ke Instagram Langsung dari PC

Tech
Setelah 25 Tahun Berjalan, Internet Explorer Akhirnya Pensiun di 2022