Tech

Facebook Kembangkan Fitur Baru yang Ramah Disabilitas

Delima Pangaribuan

Posted on July 31st 2020

Dalam rangka memperingati America with Disabilities Acts yang ke-30, Facebook ikut berperan mengembangkan fitur-fitur baru untuk media sosial mereka. Melansir Cnet, fitur-fitur baru ini ditujukan buat mempermudah pengguna internet yang disabilitas dalam berselancar di media sosial Facebook.
 
Fitur-fitur baru ini dibikin berbarengan dengan makin besarnya kesadaran orang di Amerika untuk menyediakan aksesibilitas bagi teman-teman difabel, supaya juga bisa main medsos seperti orang pada umumnya. Difabel yang dimaksud ini terutama berkaitan sama panca indera penglihatan, ya.
 
Facebook menyiapkan fitur baru berupa ukuran font yang bisa diubah-ubah atau scalable. Dengan jenis font yang bisa diubah-ubah ini, Facebook berharap pengguna dengan penglihatan yang kurang bisa lebih mudah ngebaca apa yang mereka akses di Facebook.

 
Kemudian, mereka juga mengembangkan layout laman Facebook yang lebih ramah buat screen reader. Jadi, buat teman-teman yang tuna netra, otomatis harus pakai alat bantu berupa screen reader yang bisa membacakan apa yang ada di layar. Supaya gak kesulitan bagian mana aja yang dibaca, Facebook pun mengembangkan layout yang lebih mudah dibaca dan dideteksi sama screen reader.
 
Fitur screen reader ini sendiri bakal memudahkan teman-teman difabel untuk bisa tahu bagaimana atau di bagian mana mereka mau memposting tulisan atau foto, kasih like ke postingan orang lain, atau bahkan kasih komentar. 
 

Screen reader bakal berbunyi dan kasih tahu kalau tindakan yang dilakuin sama pengguna disabilitas ini berhasil apa gak. Apakah komennya berhasil diunggah, postingan fotonya bisa diunggah atau kapasitasnya kegedean, dan sebagainya.
 
Ke depannya, Facebook juga bakal mencoba untuk bikin fitur baru yang bisa membaca foto. Jadi buat pengguna yang tuna netra tadi, bakal ada kemudahan di mana Facebook ngebacain apa objek yang ada di gambar itu. Nanti bakal muncul tulisan yang mendeskripsikan gambar itu berdasarkan teknologi pengenalan objek atau object recognition technology.
 
"Meskipun kami menyadari bahwa masih banyak yang perlu dibenahi, kami berkomitmen untuk memberikan user dengan disabilitas untuk mendapatkan pengalaman bermedsos yang luar biasa. Kami telah membangun pondasi teknis yang kuat yang memungkinkan kami mengembangkan diri lebih lagi untuk akesibilitas teman-teman difabel," jelas Facebook dalam postingan blog mereka. (*)
Related Articles
Tech
Permudah Pengusaha, Facebook dan Instagram Uji Coba Fitur Shops

Tech
WhatsApp Bisa Buat Transaksi Digital, Uji Cobakan Fitur Baru di Brazil

Interest
Kebahagiaan Model Difabel Jillian Mercado Debut di NYFW