Current Issues

Penerbangan Global Diprediksi Tidak Akan Pulih Dari Krisis Covid-19 Hingga 2024

Dwiwa

Posted on July 30th 2020

 

Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi seluruh kehidupan manusia tanpa terkecuali. Beberapa bisnis terpaksa harus ditutup demi mencegah penyebaran virus SARS-Cov-2 yang membuat perekonomian dunia menjadi terguncang.

Maskapai penerbangan pun menjadi salah satu bisnis yang mungkin akan menghadapi dampak Covid-19 lebih lama. Bahkan International Air Transport Association (IATA) memprediksi jika krisis tidak akan pulih hingga 2024, satu tahun lebih lambat dari proyeksi badan maskapai penerbangan sebelumnya.

Dilansir dari CNN, organisasi yang mewakili 290 maskapai penerbangan ini menyebut lambannya pemulihan disebabkan oleh beberapa faktor. Termasuk kurangnya kepercayaan konsumen, penurunan dalam bisnis perjalanan, dan lonjakan kasus virus corona baru di Amerika Serikat dan daerah lainnya.

Mereka merevisi data terkait lalu lintas perjalanan yang akan mengalami penurunan sebanyak 55 persen pada 2020 jika dibandingkan 2019. Pada April IATA memprediksi penurunan hanya akan terjadi sebanyak 46 persen.

Jumlah penumpang diperkirakan meningkat sebanyak 62 persen pada tahun depan tetapi akan tetap turun hampir 30 persen dibandingkan masa sebelum Covid-19. Pemulihan secara penuh ke tingkat sebelum pandemi diperkirakan baru akan terjadi empat tahun dari sekarang.

“Lalu lintas penumpang mencapai titik terendah pada April, tetapi kenaikannya sangat lemah. Kenaikan yang kami lihat adalah pada penerbangan domestik,” ujar Alexandre de Juniac, direktur Jenderal IATA.

Hal ini tidak mengejutkan karena perjalanan jarak pendek diperkirakan akan lebih cepat pulih dibanding jarak jauh. Selain dikarenakan tingkat kenyamanan penumpang, itu juga terjadi karena pasar internasional sebagian besar masih ditutup. (*)

Related Articles
Current Issues
Desain Pesawat di Masa Depan Mungkin Akan Beradaptasi dengan Covid-19

Current Issues
Terkena Covid-19 saat Naik Emirates? Jangan Sedih, Semua Biaya Bakal Dibayari

Tech
Pesawat Double Decker, Inovasi Penerbangan Manjakan Penumpang Kelas Ekonomi