Portrait

Apartemen Tokiwaso, Tempat Tinggal Mangaka Legendaris Kini Dijadikan Museum

Ahmad Redho Nugraha

Posted on July 28th 2020

 

Bangunan Apartemen Tokiwaso di Lorong Toshima, Tokyo adalah saksi bisu lahirnya berbagai manga dari tangan-tangan mangaka legendaris.

Dua  yang cukup terkenal di Indonesia adalah Fujio Akatsuka, pencipta The Genius Bakabon dan Osomatsu-kun, serta Osamu Tezuka, sosok yang digelari Dewa Manga oleh orang Jepang berkat karya-karya fenomenalnya seperti Astro Boy dan Buddha.

Gedung apartemen yang selayaknya dijadikan monumen atau museum manga ini dirubuhkan 40 tahun lalu, namun kabar baiknya, tahun ini replika yang persis sama dengan apartemen itu selesai dibangun di dekat lokasi awal.

Bangunan replika Apartemen Tokiwaso itu dibuka sebagai museum sejak 7 Juli lalu.

"Aku memiliki kenangan-kenangan menyenangkan (disini). Kuharap akan ada sebanyak mungkin orang berkunjung (ke Museum Tokiwaso)," ujar Johji Yamauchi, 79 tahun, mangaka terakhir yang pernah tinggal di Apartemen Tokiwaso.

 

Apartemen yang bertembok papan tersebut dulunya sempat dihuni oleh Osamu Tezuka, Fujio Akatsuka dan beberapa mangaka lain yang hidup sezaman dengan mereka. Bangunan tersebut rusak parah karena usia, lalu kemudian dirubuhkan sekitar 40 tahun lalu.

Namun lahan tempat bangunan tersebut sudah terlanjur diperlakukan sebagai "tempat suci bagi manga" oleh penggemar manga dari Tokyo maupun dari seluruh Jepang. Karena maraknya kunjungan dari para pelancong da turis, banyak penduduk setempat yang mengharapkan bangunan tersebut akan dibangun kembali. 

Museum Manga Tokiwaso berada di Minami Nagasaki Hanasaki, Taman Koen, sekitar 300 meter dari lahan awalnya.

Untuk menciptakan kembali Apartemen Tokiwaso dengan persis sebagaimana bentuk aslinya, penduduk lokal dan para mangaka yang pernah tinggal disana pun bekerjasama dengan pihak konstruksi untuk menggambarkan kembali detil interior dan eksterior bangunan tersebut, mulai dari tembok, ubin hingga bahan-bahan penyusun bangunan lainnya.

Bahkan anak tangga di lantai duanya menciptakan bunyi derit yang sama persis seperti bangunan aslinya dulu.

Bangunan asli Apartemen Tokiwasi dibangun pada 6 Desember 1952. Apartemen tersebut tidak memiliki kamar mandi pribadi. Penghuninya harus berbagi toilet dan dapur. Terdapat sembilan ruangan di lantai dua yang berukuran empat setengah tatami (tikar Jepang).

Yamauchi sendiri tinggal di Tokiwaso selama dua tahun sejak 1960. Pada masanya, dia tinggal bersama mangaka Fujio Akatsuka dan Shotaro Ishinomori.

"Aku bahkan tidak tahan berada di toilet itu saat musim panas walau hanya lima menit saja karena bau pesingnya yang luar biasa," kenang Yamauchi. "Akatsuka dan yang lainnya biasa mandi di dapur, alih-alih pergi ke pemandian umum. Semuanya begitu nostalgik bagiku."

"Kami dulu berkomunikasi dengan penerbit via telegraf, karena belum ada telepon pada masa itu. Beberapa editor bahkan mendatangi kami pukul 2 pagi. Itu masa-masa yang merepotkan."

Yamauchi mengatakan jika dia adalah fans berat Osama Tezuka sejak masa SMP. Saat dia mengirimi surat penggemar kepada Tezuka-sensei, dia menerima surat balasan yang ditulis tangan langsung oleh Tezuka-sensei, padahal dia sendiri lupa sudah mengiriminya surat.

Surat balasan dari Tezuka-sensei selalu dicap dengan stempel bergambar wajah Atom, karakter ikonik dari serial Astro Boy. Yamauchi yang dulu tinggal di Prefektur Miyagi bercita-cita menjadi mangaka sebelum dia datang ke Tokyo dan bermukim di Tokiwaso.

Museum Manga Tokiwaso pada awalnya akan dibuka pada Maret lalu, namun tertunda karena pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Pengunjung museum ini dapat mencoba mengenakan hanten, pakaian khas musim dingin orang Jepang dan diperbolehkan menggambar komik di ruangan yang ada.

Meski tidak ada biaya masuk, pengunjung perlu melakukan reservasi untuk memastikan Museum Manga Tokiwaso dapat dikunjungi pada waktu yang diinginkan. (*)

Related Articles
Hobi
Manga "The Way of House Husband" Akan Jadi Serial Live Action Oktober Nanti!

Hobi
Siap Ditayangkan Januari 2021, Cell's at Work! Code Black Rilis Trailer Official

Hobi
Mengapa Anime Sangat Populer di Amerika Latin?