Current Issues

Terancam Dilarang di AS, TikTok Malah Nyari 10.000 Staf Di Negara Donald Trump

Kezia Kevina Harmoko

Posted on July 23rd 2020

(Reuters)

 

Merdengar kabar tentang kemungkinan aplikasi mereka dilarang di Amerika Serikat (AS), TikTok langsung berstrategi. Selasa (21/7) mereka mengumumkan rencana untuk mempekerjakan 10.000 karyawan di negara yang dipimpin Donald Trump tersebut selama tiga tahun ke depan. 

Dengan meningkatnya popularitas TikTok di negara Paman Sam tersebut, perusahaan pengembang aplikasi video singkat itu juga ikut tumbuh. Awalnya mereka hanya memiliki 500 pekerja tetap, namun kini sudah mencapai 1.400 orang.

“Di tahun 2020, TikTok menambah jumlah karyawan hingga tiga kali lipat untuk AS dan berencana akan terus ditambah hingga 10.000 lagi dalam tiga tahun ke depan,” kata juru bicara TikTok seperti yang dilansir dari CNBC.

Juru bicara tersebut berkata bahwa penambahan karyawan ini bertujuan untuk mengembangkan pengalaman menyenangkan dan aman dalam aplikasi TikTok, serta melindungi privasi pengguna aplikasi tersebut.

Perusahaan yang menaungi aplikasi video singkat tersebut, ByteDance, Maret lalu menyatakan bahwa mereka berencana akan memiliki 100.000 karyawan dari seluruh dunia dalam tahun ini. Dibandingkan dengan data di akhir 2019, Facebook hanya punya 44.942 dan Google punya 118.899. Wah, bisa menyaingi Google nih!

Beberapa waktu belakangan, TikTok terancam dilarang peredarannya di AS, senasib dengan produk buatan China lainnya. Hubungan antara Washington dan Beijing memang memanas sejak adanya kecurigaan negara tirai bambu tersebut menggunakan perangkat lunak atau keras untuk tindakan mata-mata.

Salah satu perusahaan yang sudah terdampak oleh kecurigaan ini adalah perusahaan gawai Huawei. Bisa saja TikTok menjadi target selanjutnya. Di awal bulan ini sekretaris negara Amerika Serikat, Mike Pompeo, berkata bahwa ada rencana untuk melarang aplikasi satu ini dan aplikasi buatan China lainnya. (*)

Related Articles
Tech
Donald Trump Setujui Kesepakatan Oracle-TikTok untuk Dirikan "TikTok Global"

Tech
Siap-Siap, TikTok Tak Bisa Digunakan di AS Jika Gagal Diambil Alih

Tech
TikTok Batal Kerja Sama dengan Microsoft di Amerika, Lebih Pilih Oracle