Tech

Karena Pandemi, FedEx Kini Manfaatkan Robot untuk Sortir Paket Antaran

Ahmad Redho Nugraha

Posted on July 18th 2020

Pemanfaatan robot dalam aktivitas produksi dan pelayanan kini dilirik sebagai solusi alternatif selama masa penormalan baru oleh sebagian perusahaan besar di dunia. Pandemi membuat banyak orang terpaksa berdiam diri di rumah. Sehingga aktivitas ekonomi yang menggunakan tenaga kerja manusia banyak yang terpaksa dihentikan untuk sementara waktu.

Robot, sebaliknya, dapat terus didayagunakan untuk menggerakkan aktivitas produksi barang dan jasa tanpa peduli kondisi pandemi. Sehingga wajar jika banyak perusahaan besar di dunia yang kini mulai menginisiasi penggunaan robot dengan lebih intens. Salah satunya adalah FedEx, perusahaan ekspedisi dan logistik.

FedEx mengatakan jika mereka sudah menggunakan tenaga kerja robot sejak beberapa bulan lalu. Maret lalu FedEx memasang empat unit mesin tangan robot dari Yaskawa America dan Plus One untuk fasilitas penyortir mereka di Memphis. Penggunaan unit robot tersebut dilakukan untuk menyortir paket antaran dalam jumlah besar yang ada di fasilitas tersebut.

Meski memanfaatkan robot, tenaga kerja manusia tetap menjadi faktor kunci dalam pekerjaan ini. Tenaga kerja penyortir FedEx, Small Package Sort System yang tadinya bertugas menyortir paket-paket antaran tersebut secara manual, kini beralih tugas menjadi supervisor bagi keempat unit robot yang  menggantikan pekerjaan mereka.

"Meski Covid-19 tidak menjadi alasan utama kami dalam mengakselerasi penggunaan teknologi. Tetap saja hal tersebut meningkatkan jumlah paket e-commerce yang masuk ke hub Memphis menjadi meningkat secara eksponensial, sehingga Covid justru memvalidasi kebutuhan kami akan dukungan teknologi untuk tim pekerja di hub Memphis," demikian tulis perusahaan tersebut via TechCrunch.

Ini bukan pertama kalinya FedEx memanfaatkan teknologi robot dalam kegiatan bisnisnya. Sebelumnya pada 2019 lalu, FedEx sempat mengujicoba penggunaan robot pengantar paket di Kota New York.

Industri logistik belakangan ini memang bergerak ke arah yang sama. Amazon bahkan banyak menanamkan investasi dan melakukan akuisisi di beberapa perusahaan robot dunia.

Krisis kesehhatan yang tengah melanda dunia saat ini membuat banyak pengusaha memutar otak untuk menemukan cara yang paling aman, tapi juga efisien dalam melayani pelanggan tanpa meningkatkan risiko penularan Covid-19. (*)

Related Articles
Tech
Kenalkan, Ini Grace, Robot Perawat yang Lahir Saat Pandemi Covid-19

Tech
Smartphone Masa Depan Mungkin Dilengkapi Dengan Pendeteksi Virus Bawaan

Tech
Sensor Mirip Plester Luka Ini Dapat Deteksi Covid-19 Lewat Kulit