Sport

ASEAN Basketball League Bubar, Musim Ini Tak Ada Juaranya

Tora Nodisa

Posted on July 15th 2020

(Foto: asean basketball league)

Liga basket Asia Tenggara, atau yang biasanya kita sebut ABL (ASEAN Basketball League) musim ini berakhir di tengah jalan. Alasannya pengelola tidak menemukan cara melanjutkan kompetisi di tengah wabah Covid-19. ABL bubar tanpa ada tim yang diumumkan sebagai juaranya.

Dilansir situs berita basket terbesar di Indonesia mainbasket.com, Dewan ABL hari ini mengumumkan bubar melalui akun facebook liga. Kabarnya, mereka sudah berpikir untuk tidak melanjutkan musim ini, agar bisa fokus menata musim depan. Untuk musim depan sendiri, baru akan diumumkan setelah pengelola liga bertemu dengan tim peserta.

"Kami sekarang mengubah arah untuk perencanaan musim 2021, dan berharap kami bisa memberi pengumuman tentang musim ke-11 setelah berkonsultasi dengan tim peserta. Kami bertekad untuk menemukan jalan ke depan, dan kembali ke penyelenggaraan yang lebih besar, lebih baik untuk semua tim, sponsor, dan penggemar kami. Sementara itu, kami berharap semua orang untuk tetap aman dan sehat."

Pandemi Covid-19 benar-benar menghancurkan kompetisi ini. Sebab, mereka bertanding dengan format home-and-away, dengan peserta dari seluruh Asia Tenggara, bahkan ada yang dari Asia Timur (Cina, Hongkong, Taiwan). Dengan begitu, maka setiap tim tentu akan melakukan perjalanan lintas negara. Dan itu untuk saat ini sulit dilakukan.

ABL 2019-2020 diikuti 10 tim. Sama seperti di musim 2018-2019. Pada dua musim terakhir tersebut, ABL diiktui jumlah kontestan ABL terbanyak sejak diputar pertama kali tahun 2009 silam. Musim sebelumnya, 2018-2019, tim CLS Knights Indonesia keluar sebagai juaranya.

Sementara itu, ABL 2019-2020 baru berjalan setengah jalan. Mono Vampire Thailand menjadi pemimpin klasemen sementara dengan rekor 12-4. Sayangnya, Mono juga yang menjadi tim pertama mundur dari ABL setelah liga ditunda pada 13 Maret karena wabah virus korona.

Liga basket di seluruh dunia memang belum bisa dipastikan kapan digelar. Hanya NBA saja yang akan melanjutkan kompetisi musim 2019-2020. Itu bisa dilakukan dengan biaya besar. Mereka mengumpulkan 22 tim di satu tempat dengan keamanan yang luar biasa, di ESPN Wide World of Sports Complex di kawasan Disney World. Untuk sekarang, hanya NBA yang mampu melakukan hal itu. Sementara liga negara lain sepertinya belum ada yang akan menggelar rencana tersebut. (*)

Related Articles
Sport
29 Pesan Sosial yang Bisa Dipasang di Jersey Pemain NBA

Sport
James Harden Latihan, Pelatih Rockets Senang

Sport
Keren Banget! Begini Lapangan Latihan Tim NBA di Orlando