Entertainment

Billie Eilish Histeris Ketika Lagu Justin Bieber yang Satu Ini Rilis

Kezia Kevina Harmoko

Posted on July 8th 2020

(AFP)

 

Penyanyi Billie EIlish tak hanya piawai menghasilkan lagu-lagu oke, dia juga luwes saat membawakan acaranya sendiri. Billie meluncurkan serial radio melalui platform Apple Music. Episode terbaru dari serial bertajuk me & dad radio ini menghadirkan bintang tamu spesial yaitu ibunya sendiri.

Ibu dan anak tersebut berbicara seputar inspirasi musik Billie di masa kecilnya. Mulai dari musisi rock Rob Dickinson, penyanyi jazz Melody Gardot, hingga tentu saja Justin Bieber.

Ibu Billie Eilish, Maggie, sangat ingat ketika anak perempuannya ini menjadi penggemar berat suami dari Hailey Baldwin tersebut. Jiwa Belieber anaknya saat itu sangat kuat. Ini terlihat menjelang dirilisnya video musik As Long As You Love Me pada 2012.

 

 

“Aku ingat saat itu ia sangat antusias tentang video musik tersebut sampai selalu membicarakannya. Bahkan ia terus-menerus menangis karena terlalu antusias,” kata sang ibu. “Semua mungkin tahu tentang betapa ngefansnya Billie dengan Justin Bieber, tapi lagu satu ini punya peran spesial.”

Pelantun Everything I Wanted ini berkata, “Cuma nonton video musik lagu itu aja aku bisa menangis,” katanya. Ibunya menimpali sembari tertawa, “Aku hanya mau bilang, kami sebenarnya sempat berpikir untuk membawamu ke terapi karena kelihatannya masa fangirling itu benar-benar bikin hidupmu menderita!”

 

Billie Eilish dengan poster Justin Bieber

 

Selain perihal demam Justin Bieber yang sempat dirasakan Billie, penyabet deretan penghargan Grammy ini juga membahas kesehatan mentalnya yang sempat kacau. Segala kecamuk ini ia tuangkan dalam album debutnya, terutama di lagu Listen Before I Go.

“Awalnya aku khawatir lagu Listen Before I Go akan membuat orang-orang yang mengalami masalah serupa jadi tersinggung, namun ternyata mereka menikmatinya,” kata penyanyi kelahiran 18 tahun lalu ini. “Mendengar orang lain merasakan apa yang juga kita rasakan nggak bikin kita merasa lebih buruk, malahan jadi sedikit lebih baik.”

Sekarang Billie Eilish telah merasa jauh lebih baik. “Sempat ketika aku berusia 13 sampai 15 tahun, aku bisa menangis setiap hari,” jelasnya.

“Namun di usia 17 dan 18 tahun, aku nyaris tidak lagi menangis. Aku bangga bisa menghadapi kondisi tersebut. bukan berarti menangis itu salah, namun aku sudah merasa lebih bahagia sekarang dan aku tidak ingin menangis lagi.”

Nggak ada salahnya dengan masalah mental. Bicarakan dengan orang yang dipercaya untuk mencari solusi bersama. Keterbukaan bisa menjadi awal untuk keluar dari masa-masa gelap. Semangat! (*)

Related Articles
Entertainment
Lagu ’Everything I Wanted‘ Billie Eilish Ternyata Berasal dari Mimpi Mengerikan

Entertainment
Cerita Billie Eilish Hadapi Komentar Buruk tentang Tubuhnya

Entertainment
Justin Bieber Akui Banyak Bikin Geger di Masa Lalu, Tapi Kini Sudah Berdamai