Hobi

5 Gitaris Terbaik Sepanjang Masa Versi Guitarworld

Tora Nodisa

Posted on July 8th 2020

(Foto: Getty Images)

Baru-baru ini situs berita sekaligus majalah musik Guitarworld membuat sebuah survei tetang gitaris terbaik sepanjang masa. Pembaca Guitarworld akhirnya menempatkan Brian May di urutan teratas sebagai gitaris terbaik. Menyusul di bawahnya ada Jimi Hendrix, Jimmy Page, Eddie Van Halen, dan Eric Clapton.

Guitarworld sebelumnya memilih 170 nama gitaris dan mengelompokkan menjadi enam kategori, yaitu rock klasik, blues, heavy metal, shred, indie atau atlernatif. Dari enam kategori tersebut, para pembaca memilih 100 yang terbaik, dan diminta untuk mengurutkannya dari 1 hingga 100.

Memang terlalu banyak, maka Mainmain.id akan memilih 5 teratas saja. Berikut 5 gitaris terbaik sepanjang masa hasil survei Guitarworld:

1. Brian May


Nama Brian May menduduki peringkat teratas dari genre rock klasik, bahkan ada yang tetap memilih gitaris Queen tersebut dari genre lainnya. Brian menjadi pelopor gitaris yang bisa dikenali hanya dengan satu nada saja. Memang khas bila mendengarkan alunan gitar dari lagu-lagu Queen.

Brian May bukan hanya berpengaruh dalam sejarah permainan gitar, melainkan banyak hal detail yang juga dipengaruhi olehnya. Salah satunya produk gitar itu sendiri. Model dan bentuk gitarnya unik, serta menciptakan tren tersendiri.

"Saya benar-benar tidak bisa berkata-kata. Karena ini tidak terduka. Saya terharu bahwa orang-orang menilai saya seperti itu. Secara teknis, saya bahkan tidak menyangka berada di atas peringkat survei tersebut," kata Brian May.

Brian May punya gitar yang terkenal bernama Red Special. Gitar yang dibuat oleh Brian dan ayahnya dengan material kayu meja makan, beberapa bagian elektronik dari tape recorder bekas, dan mengambil spare part motor untuk tremolo. Namun kini, Brian punya perusahaan serta merek gitar sendiri bernama Brian May Guitars (BMG).

2. Jimi Hendrix


Mungkin anak band era sekarang tidak mengidolakan Hendrix. Karena mereka tidak familiar dengan lagu-lagunya. Tapi mungkin bila melihat Hendrix di urutan kedua, bukan karena terkenal lagu-lagunya, melainkan pengaruh terhadap perkembangan musik gitar itu sendiri.

Sebut saja Joe Satriani, Kirk Hammett, Richie Blackmore, yang mengidolakan Hendrix. Bahkan mereka mencontoh tone suara gitar milik gitaris kidal tersebut. Berbicara soal tone suara, Hendrix memang juaranya.

Soal merek gitar, Hendrix tidak pernah berpaling dari Fender. Hingga Fender membuat edisi khusus untuk menghormati Hendrix. Hendrix memakai gitar Fender right handed, tapi dimainkan left handed, karena memang dirinya kidal. Gaya ini juga diadopsi oleh gitaris Indonesia, Moldyansyah Kusnadi atau yang akrab disapa Moldi Radja.

3. Jimmy Page


Kalau tone suara sudah menjadi milih Brian May dan Jimi Hendrix, maka soal riff gitar, Jimmy Page jagonya. Dengar saja lagu-lagu dari Led Zeppelin, maka akan tahu betapa kreatifnya seorang Jimmy Page mengulik nada.

Lagu "Black Dog" milik Led Zeppelin rasanya sudah cukup bagi kita untuk memilih Page sebagai gitaris peringkat teratas. Page dianggap sebagai pelopor "dirty sound" di era 70-an. Saat dimana musik blues meraja lela dengan suara gitar jernih.

Page juga menjadi orang paling berjasa melambungkan produk-produk dari Gibson. Tapi di masa tuanya, justru Fender yang berhasil berkolaborasi dengan Page. Sebab, di masa awal Led Zeppelin berdiri, Page memakai Fender.

4. Eddie Van Halen


Pada urutan keempat, bertengger gitaris yang dianggap punya teknik tinggi. Dialah orang yang menciptakan teknik "Eruption" dan memainkan lead di tengah-tengah lagu. Kecepatan Eddie memainkan gitar, sampai sekarang masih mengundang decak kagum.

Ia mendirikan band Van Halen bersama saudaranya, Alex Van Halen yang bermain drum. Sampai sekarang band tersebut masih eksis, padahal sudah berdiri sejak 1973. Dua anggota yang tidak pernah tergantikan adalah Eddie dan Alex.

Eddie bukan hanya menguasai teknik dalam bermain gitar, tapi juga influencer di dunia alat musik tersebut. Salah satu gitar ikoniknya dinamai "Frankenstein". Sebab, diambil dari beberapa merek gitar, dan digabungkan menjadi satu. Bahkan bentuknya pun aneh, banyak coretan cat, bekas rokok, hingga kabel-kabel yang terlihat tidak rapi. Tapi kini, Eddie mendirikan sebuah perusahaan dan merek dengan nama Eddie Van Halen (EVH) Guitars.

5. Eric Clapton


Kali ini di urutan kelima ada "Tuhan" musik blues. Ada cerita menarik di balik kesuksesan Eric Clapton di industri musik dunia. Pada Maret 1966, Eric yang berusia 21 tahun membuat studio gaduh ketika menancapkan Gibson Les Paul 1960 ke amplifier Marshall 2x62 buatan tahun 1962. Saat itu, studio langsung seperti meledak. Dan bahkan salah satu penata musik mengatakan bahwa suara gitarnya tidak bisa direkam.

Namun kenyataannya berbeda. Beberapa tahun berikutnya, Eric membuat gebrakan dengan menggabungkan tone suara sedikit rock dengan permainan blues miliknya. Hasilnya, sebuah musik khas Eric meledak di pasaran. Bahkan dulu, Eric sempat disebut-sebut sebagai orang yang memecah belah The Beatles. Sebab dirinya lebih disukai oleh John Lennon, ketimbang George Harrison. Tapi isu tersebut segera ditepis oleh Eric dengan bermain bersama George Harrison.

Tapi justru bukan lagu blues yang menjadi hits di jagad musik, malah lagu seperti "Tears in Heaven" dan "Wonderfull Tonight". Sementara itu, Fender Stratocaster menjadi senjata Eric sejak dulu hingga sekarang. (*)

Related Articles
Entertainment
Beri Info Soal Coronavirus Lewat Parodi Lagu 'Coronavirus Rhapsody'

Entertainment
Seperti Live Aid 1985, Queen Tampil di Konser Fight Fire Australia

Current Issues
Band Queen Diabadikan dalam Uang Koin Inggris