Tech

Pesawat Double Decker, Inovasi Penerbangan Manjakan Penumpang Kelas Ekonomi

Dwiwa

Posted on July 6th 2020

(Foto: CNN)

Para penumpang setia pesawat kelas ekonomi pasti sudah sangat paham, betapa melelahkannya duduk berjam-jam di kursi sempit selama penerbangan. Terkadang iri jika melihat para penumpang kelas bisnis yang bisa rebahan nyaman di kursi mereka. Tapi apa mau dikata, dompet kita memang hanya mampu segitu saja.

Untungnya nih, orang-orang kreatif tidak pernah berhenti membuat inovasi. Salah satunya adalah desainer Jeffrey O’Neill. Dilansir dari Insider, dia menciptakan sebuah terobosan baru di dunia penerbangan yang disebut dengan Zephyr Seat. Kursi ini dapat membuat penumpang kelas ekonomi bisa rebahan, karena desainnya menggunakan tempat duduk bertingkat dua.

Dengan desain seperti ini, dua orang tetap akan berbagi kursi di baris yang sama, hanya saja satu orang akan berada di atas yang lain. Mirip dengan pengaturan pada tempat tidur. “Kami percaya bahwa tipe baru dari pelancong akan membutuhkan privasi atau bersedia membayar lebih asalkan mereka bisa tidur,” ujar O’Neill kepada CNN Travel.

Menurut O’Neill, desain kursi buatannya membutuhkan konfigurasi dua-empat-dua yang diklaimnya dapat tetap mempertahankan jumlah penumpang tanpa mengorbankan kenyamanan penumpang. Menurut laporan Intelligent Aerospace kursi tersebut dibuat dengan perlengkapan yang dapat bergerak dengan terbatas dan dibuat dari bahan komposit ringan standar tinggi sehingga dapat mengurangi biaya perawatan langsung.

Kursi di bagian atas akan dilengkapi dengan tangga telekopik sehingga penumpang bisa naik dengan mudah. Setiap kursi juga akan dilengkapi fitur drop-down footwell yang memungkinkan lebih banyak ruang pribadi dan memungkinkan untuk berbagai posisi tidur. Dengan desain ini, ruangan bahkan cukup besar untuk orang tua dan anak kecil untuk tidur bersama.

Kepada CNN, dia mengatakan jika konsep ini datang jauh sebelum pandemi Covid-19. Dalam sebuah perjalanan tanpa tidur dari New York menuju Singapura. “Aku mungkin berada dalam maskapai dengan reputasi terbaik, dan aku mendapatkan pelayanan yang luar biasa dan makanannya enak, tetapi aku tidak bisa tidur,” ujarnya.

Diapun merasa tidak nyaman dan kesulitan untuk menemukan cara agar bisa rebahan dalam penerbangan yang memakan waktu 19 jam tersebut. Kemudian pada 2019 dia membagikan gagasan ini dalam Aircraft Interior Expo di Hamburg, Jerman.

Gagasan ini kemudian menghadirkan banyak minat semenjak pandemi muncul dan pedoman  social distancing digembar-gemborkan.  Saat ini, yang dibutuhkan oleh O’Neill adalah melakukan tes keamanan. Menurut CNN, proses ini dapat berlangsung selama tiga tahun.

Wah, sudah tidak sabar rasanya bisa menikmati kenyamanan ini di penerbangan kelas ekonomi. Semoga saja ini dapat segera terwujud ya. (*)

Artikel Terkait
Current Issues
Desain Pesawat di Masa Depan Mungkin Akan Beradaptasi dengan Covid-19

Current Issues
Kecerdasan Buatan Bisa Jadi Solusi untuk Perjalanan Lebih Aman Saat Pandemi

Current Issues
Penerbangan Global Diprediksi Tidak Akan Pulih Dari Krisis Covid-19 Hingga 2024