Current Issues

Apakah Penggunaan Masker Berbahaya Bagi Kesehatan?

Dwiwa

Posted on July 4th 2020

Pertanyaan ini mungkin sering muncul di benak kita dalam beberapa waktu terakhir, menyusul kebijakan penggunaan masker saat keluar rumah demi mencegah penyebaran virus corona penyebab Covid-19.

Apalagi, beberapa broadcast yang datang melalui obrolan WhatsApp maupun media sosial lain seperti Twitter dan Instagram juga banyak menuliskan kasus-kasus kematian akibat penggunaan masker, yang jika ditelusuri tidak jelas asal-usulnya.

Lalu benarkah penggunaan masker menimbulkan risiko kesehatan? Dilansir dari AP, bagian sebagian besar orang tidak akan ada risiko kesehatan yang ditimbulkan. Namun pada bayi dan balita tidak diperkenankan karena mereka bisa mati lemas, begitu juga pada orang-orang yang tidak bisa melepas masker tanpa bantuan.

Masker memang telah diketahui cukup efektif dalam mencegah terjadinya penularan Covid-19 yang banyak menyebar melalui droplet ketika orang bicara, tertawa, menyanyi, batuk dan bersin. Penggunaan masker menurunkan risiko droplet tersebut mencapai orang lain.

Menurut profesor biologi di Texas A&M University Texarkana Benjamin Neuman, kalian mungkin merasa kesulitan bernapas ketika keadaan di luar lembab jika tidak terbiasa mengenakan masker. Namun, menurutnya masker tidak mengurangi jumlah oksigen di dalam tubuh dalam jumlah yang berarti. “Tubuh kita cukup baik dalam menyesuaikan untuk menjaga kadar oksigen di tempat yang seharusnya,” ujarnya.

Selain itu, menurut Dvidson Hamer, ahli penyakit infeksi dari Boston University, tidak ada bukti jika menggunakan masker dapat menyebabkan infeksi jamur atau bakteri. Masker sekali pakai dibuat untuk digunakan sekali dan dibuang ke tempat lain. Sedangkan masker kain bisa digunakan berulang asalkan dicuci secara rutin.

Bagi yang tidak terbiasa, menggunakan masker mungkin terasa sangat tidak nyaman. Namun dengan menggunakan masker, kalian bisa mengurangi risiko tertular dan menularkan Covid-19 pada orang lain. Selain itu, kalian juga tidak boleh menyentuh area wajah, terutama hidung, mata dan mulut karena bisa saja ada kuman yang menempel pada tangan. (*)

Related Articles
Current Issues
Ahli Sebut Masker Dapat Melindungi dari Keparahan Penyakit Akibat Covid-19

Current Issues
Mitos Atau Fakta? Ini Serba Serbi Masker yang Wajib Kalian Ketahui

Current Issues
Direktur CDC: Semua Pakai Masker Selama 12 Minggu, Pandemi Bisa Dikendalikan