Tech

Lampaui Toyota, Tesla Kini Perusahaan Otomotif dengan Nilai Valuasi Tertinggi

Ahmad Redho Nugraha

Posted on July 3rd 2020

Industri otomotif dunia selama ini selalu diduduki oleh nama-nama besar yang sudah berusia puluhan tahun, mulai dari Volkswagen, Toyota, Honda, Ford dan General Motor. Baru 10 tahun lalu Tesla, perusahaan otomotif yang digagas Elon Musk memasuki pasar kendaraan bermotor dunia, tapi kini Tesla sudah melampaui senior-seniornya dalam hal nilai valuasi perusahaannya di pasaran. 

Tesla sebelumnya sudah lama melampaui nilai valuasi Ford dan GM, kemudian menjadi perusahaan otomotif dengan valuasi tertinggi di AS pada Januari lalu dengan nilai pasar sebesar USD$81,39 miliar. Lalu pekan ini, nilai valuasi Tesla sudah mencapai USD$208 miliar, tipis mengungguli nilai valuasi Toyota sebesar USD$202,74 miliar.

Para pakar ekonomi menganalisis bahwa harga saham Tesla akan terus nai, jatuh, lalu naik, naik dan naik lagi. Sepak terjang Tesla sebagai perusahaan otomotif memang tidak jauh dari kontroversi, terutama karena sosok Elon Musk yang eksentrik. Dan meski volume produksinya belum mampu menjangkau segala pasar kendaraan bermotor roda empat di dunia, para investor tampaknya memandang Tesla dengan optimis.

Tahun 2019 lalu, Tesla menjual 367.000 kendaraan listrik, 50% lebih banyak dari tahun sebelumnya. Penjualan tersebut disokong oleh peluncuran mobil Model 3 yang lebih murah. Di sisi lain, Toyota mampu memproduksi 10 juta kendaraan setiap tahunnya.

Keberhasilan Tesla mengungguli perusahaan otomotif lain bukan terdapat pada kapasitas produksinya, tetapi lebih kepada segmentasi pasarnya. Tesla lebih tergolong kepada perusahaan teknologi daripada perusahaan pembuat mobil, sehingga permintaan pasarnya cenderung berbeda dengan perusahaan pembuat mobil tradisional pada umumnya. Hal tersebut juga membuat harga saham Tesla cenderung tidak terdampak oleh Covid-19, berbeda dengan perusahaan otomotif lainnya yang sangat bergantung terhadap permintaan pasar. Investor dan pemesan produk Tesla yang lebih eksklusif tetap memesan mobil Tesla dan membantu menyokong nilai perusahaannya di masa pandemi, meski produksi Tesla juga sempat terhambat karen pandemi dan PSBB.

Para analis memperkirakan Tesla akan mencatatkan penjualan sebanyak 72.000 kendaraan pada triwulan kedua 2020. (*)

Artikel Terkait
Tech
Gila! Baterai Mobil Listrik Ini Bisa Dipakai Hingga 16 Tahun Atau 2 Juta KM

Tech
Siapa yang Bakal Untung Maksimal Ketika Terjadi EV Boom?

Tech
"EV Boom" Bikin Dunia Butuh Lebih Banyak Listrik