Tech

Facebook Akan Sertakan Sumber Orisinal pada Artikel yang Dibagikan di Berandanya

Ahmad Redho Nugraha

Posted on July 2nd 2020

Facebook merupakan media sosial yang paling sering menjadi wahana penyebaran berita, baik via status maupun artikel yang dibagikan lewat status. Tidak mengherankan jika dalam waktu singkat saja, beberapa jenis berita tertentu dapat segera viral karena disebarkan secara beruntun oleh para pengguna Facebook.

Meski demikian, tingkat perputaran konten yang cepat dalam jaringan Facebook ternyata membawa dampak negatif terhadap perusahaan media, khususnya yang mengolah berita dan konten digital.

Facebook selama ini hanya membantu memperluas jangkauan konten, tanpa menyematkan sumber orisinal dari konten tersebut, sehingga banyak perusahaan media yang kehilangan potensi pendapatan via view dan iklan karena algoritma Facebook tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Facebook pun kini mengubah algoritma mereka, seperti yang selama ini biasanya mereka lakukan dalam berbagai update. Kali ini, perubahan algoritma tersebut diperuntukkan hanya kepada konten berbentuk berita.

Facebook akan mengindentifikasi artikel-artikel topik tertentu yang viral dan menemukan sumber yang paling original dari artikel tersebut, kemudian meningkatkan jangkauan pemilik artikel tersebut terhadap pengguna Facebook.

Isu mengenai orisinalitas sumber konten ini sudah beberapa tahun belakangan dikeluhkan para perusahaan penerbit berita. Langkah yang diambil Facebook bukan hanya dapat mengembalikan potensi keuntungan bagi mereka, tetapi juga memberantas penyebaran misinformasi dan hate speech, yang belakangan memancing beberapa grup perusahaan besar untuk memboikot Facebook.

Campbell Brown, vice president of global news partnerships Facebook mengatakan lewat sebuah postingan blog bahwa langkah yang mereka ambil tersebut merupakan hasil dari jajak pendapat dan diskusi dengan 20 pakar media global.

"Sebagian besar berita baru yang orang lihat di Beranda bersumber dari teman-teman yang mereka ikuti (di Facebook), itu tidak akan berubah. Ketika beberapa berita dibagikan oleh penerbit dan dapat diakses oleh orang lain lewat Beranda, kami akan lebih mengungkit sumber orisinalnya agar kontennya dapat terdistribusi dengan lebih baik lagi," demikian bunyi potongan blog tersebut.

Facebook untuk saat ini akan menerapkan kebijakan tersebut terhadap konten-konten berita berbahasa Inggris terlebih dahulu, lalu menyusul konten dengan bahasa lainnya di masa mendatang.

Selain itu, Facebook juga berencana mengembangkan transparansi penulis konten, dengan cara menghilangkan konten berita yang tidak mencantumkan identitas editorialnya secara terbuka. Facebook akan mengawasi artikel tersebut untuk menjaga kredibilitasnya serta mengurangi konten clickbait atau ad farms.

"Kami sadar jika di beberapa wilayah, tranparansi juga dapat membahayakan para jurnalis, sehingga kami hanya akan melakukan ini pada beberapa pasar tertentu, seperti lingkungan pers dimana penerbit konten tersebut beroperasi," tulis Facebook. (*)

 

Related Articles
Tech
Facebook Kini Muncul dengan Tampilan Baru untuk Versi Desktop

Tech
Sering Lihat Konten Lama Diunggah Ulang di FB? Fitur Baru Ini Akan Mencegahnya

Tech
Melunak, WhatsApp Tunda Pemberlakuan Kebijakan Data-sharing Baru