Current Issues

Lakukan Hal Ini untuk Kurangi Risiko Tertular Covid-19 Saat Naik Pesawat

Dwiwa

Posted on June 30th 2020

Seluruh moda transportasi massal yang sempat dihentikan telah kembali dibuka. Orang-orang mulai bisa melakukan perjalanan antarkota antarpropinsi lagi. Meskipun dengan sejumlah protokol dan persyaratan yang cukup ketat.

Salah satunya adalah ketika menggunakan moda transportasi pesawat terbang. Setiap individu yang akan naik pesawat wajib mengantongi surat keterangan bebas Covid-19, baik itu melalui uji PCR maupun Rapid test yang berlaku dengan jangka waktu tertentu.

Selain itu, penumpang juga diharuskan mengunduh aplikasi PeduliLindungi pada ponsel masing-masing. Tidak lupa, protokol kesehatan seperti wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan turut dilakukan.

Tapi nih, selain mematuhi semua protokol yang sudah dibuat pemerintah, ada beberapa hal tambahan yang bisa kalian lakukan untuk menurunkan risiko tertular Covid-19 selama di atas pesawat.

Dilansir dari USA Today, seorang dokter paru dan perawatan kritis di Klinik Cleveland Joseph Khabbaza mengatakan jika terbang lebih berpotensi menularkan virus corona dibanding dengan bentuk perjalanan lainnya karena konfigurasi pesawat.

“Ketika kalian berada di kabin, kalian tidak tahu siapa saja di dalamnya. Kalian berada dalam jarak cukup dekat dengan orang yang tidak dikenal,” ujarnya. Selain itu kalian juga bisa saja harus duduk berdekatan (jarak kurang dari 2 meter yang direkomendasikan) dalam beberapa jam.

Lalu apa saja ya kira-kira tindakan yang bisa dilakukan?

Gunakan Selalu Masker

Gunakan selalu masker setiap kali keluar rumah. Ketika berada di bandara bahkan selama berada dalam pesawat masker tetap wajib dikenakan. Kalian bisa membukanya ketika makan atau minum, tetapi segera gunakan kembali setelah selesai. Tetap kenakan masker sampai kalian tiba di tujuan akhir.

Hindari Meletakkan Barang di Wadah Pos Pemeriksaan

Transportation Security Administration (TSA) merekomendasikan para pelancong mengemas sendiri barang pribadi seperti ponsel, kunci, lip balm, dan tisu dalam tas jinjing mereka dibanding wadah yang ada di pos pemeriksaan untuk menghindari kontaminasi silang.

Bawa Hand Sanitizer dan Tisu Antibakteri

Membawa hand sanitizer sendiri dan menggunakannya secara rutin menjadi hal wajib bagi kalian selama pandemi, termasuk saat menggunakan pesawat. Selain itu bawa juga tisu antibakteri untuk membersihkan kursi, meja, nampan, sandaran tangan dan area lain di sekitar kalian.

Kalian harus memastikan jika area permukaan yang kalian sentuh telah didisinfeksi. Jika harus ke kamar mandi, jangan lupa untuk menggunakan tisu antibakteri pada gagang pintu dan permukaan lain yang harus kalian sentuh.

Bawa Makanan dan Minuman Sendiri

Selain lebih hemat, beberapa maskapai sengaja mengurangi atau bahkan menghilangkan layanan makanan dalam penerbangan untuk mengurangi interaksi penumpang dengan pramugrari. Dengan membawa makanan sendiri kalian juga tidak perlu menyentuh makanan yang mungkin telah disentuh oleh orang lain.

Lakukan Check-in Tanpa Sentuhan

Ini waktu yang tepat untuk memanfaatkan semua kecanggihan teknologi yang kalian miliki. Gunakan ponsel cerdas untuk melakukan check-in melalui aplikasi maskapai yang digunakan. Kalian juga bisa melakukan check-in melalui situs maskapai dan mencetak boarding pass.

Agar semakin sedikit sentuhan yang didapat saat check-in, kalian bisa menggunakan tas zip-lock untuk meletakkan kartu identitas selama pemeriksaan hingga kalian bisa melakukan disinfeksi.

Pertimbangkan Menggunakan Penerbangan Lanjutan

Paloma Beaner seorang associate professor ilmu kesehatan lingkungan di University of Arizona College of Public Health  dan presiden International Society of Exposure Science menyarankan untuk melakukan penerbangan yang lebih pendek dibanding yang panjang.

Dengan melakukan penerbangan dalam waktu singkat, akan membuat waktu kalian berada di sekitar orang yang mungkin terinfeksi jadi lebih pendek, terutama jika maskapai penerbangan yang kalian gunakan tidak maksimal dalam menerapkan pemblokiran kursi untuk menjaga jarak.

Dengan melakukan penerbangan lanjutan, kemungkinan kalian untuk menggunakan kamar mandi dua kali juga lebih kecil. Artinya, waktu yang dihabiskan dilorong juga lebih pendek.

Duduk Dekat Jendela atau Lorong?

Beberapa orang yang takut ketinggian mungkin tidak suka duduk di dekat jendela, tetapi di masa pandemi, dekat jendela sepertinya menjadi pilihan yang lebih aman. Dengan berada di sudut, jumlah orang yang duduk di sekitar kalian lebih sedikit, termasuk kemungkinan dilewati orang yang berjalan di lorong.

Buka Ventilasi Udara

Sebagian besar virus airborne dan kuman lain tidak mudah menyebar dalam penerbangan karena sirkulasi dan penyaringan udara di dalam pesawat. Banyak pesawat memiliki filter yang dapat menghilangkan 99,9 persen partikel udara sambil membawa udara luar masuk.

Beamer mengatakan jika turbulensi dari udara yang disaring akan mendorong udara tidak disaring menjauh. Jadi, biarkan ventilasi udara di atas kursi kalian terbuka untuk meningkatkan ventilasi. (*)

Related Articles
Current Issues
Meski Sedang Uji Coba, Peneliti Inggris Siap Produksi Satu Juta Vaksin Covid-19

Current Issues
Peneliti: Vitamin K Mungkin Dapat Membantu Melawan Covid-19

Current Issues
Tangkal Corona, ini 5 Lagu yang Bisa Dinyanyikan Sambil Cuci Tangan 20 Detik!