Tech

Microsoft Tutup Semua Toko Ritel

Tora Nodisa

Posted on June 30th 2020

Mengubah strategi pasar. Itulah yang dilakukan raksasa teknologi Microsoft di tahun ini. Mereka menjadikan pasar digital sebagai alat utama, serta menutup semua toko ritel di seluruh dunia.

Kecuali, ada empat pos ritel yang kini menjadi semacam kantor serta tempat untuk memajang produk-produk Microsoft. Empat toko itu terletak di New York, London, Sydney, dan Redmond.

Sebenarnya, Microsoft ingin menerapkan digitalisasi penjualan ini pada 2021 nanti. Namun seperti diberitakan The Verge, pandemi virus Covid-19 membuat strategi tersebut muncul lebih awal.

Sementara itu, menurunnya penjualan langsung juga membuat Microsoft harus melakukan berubahan besar-besaran. Salah satunya, melakukan penjualan secara online.

Microsoft memastikan bahwa tidak ada staf ritel yang dilepas. Mereka beralih posisi ke penjualan digital. Mereka bisa melayani pelanggan dengan jarak jauh. Beberapa bulan terakhir sudah ada uji coba mengenai strategi baru ini.

"Penjualan kami telah tumbuh secara online, karena portofolio produk juga berkembang ke era tersebut. Penawaran produk saat ini bisa dilakukan secara digital. Sementara itu, kami bisa melawani pelanggan di mana pun berada," kata David Porter, Wakil Presiden Korporasi Microsoft.

Microsoft tidak hanya menjual produk lewat digital saja. Kini mereka mengembangkan layanan baru di situs websitenya. Nantinya akan ada fitur obrolan video secara langsung, video tutorial secara online, hingga seminar virtual tentang produk mereka. (*)

Related Articles
Lifestyle
Rugi! H&M akan Menutup Sekitar 200 Toko

Tech
Microsoft Ganti 50 Jurnalis Kontrak di MSN dengan Robot

Tech
Olympus Pamit dari Bisnis Kamera