Current Issues

Sederet Perusahaan Boikot Iklan di Facebook, Mark Zuckerberg Rugi Besar

Delima Pangaribuan

Posted on June 30th 2020

Kasus hate speech dan misinformasi yang mencuat di Facebook betul-betul memukul media sosial itu. Sederet brand terkenal ikut bergabung dalam aksi memboikot Facebook dengan menarik iklan-iklan mereka dari platform tersebut.

Mengutip The New York Times, kini sudah hampir 100 pemasang iklan yang bergabung dalam aksi tersebut.

Awalnya, cuma perusahaan-perusahaan kecil dan menengah yang melancarkan aksi ini. Mereka kecewa dengan Facebook yang nggak bisa mengelola misinformasi dan hate speech. Salah satunya ialah unggahan kontroversial Presiden Donald Trump soal zona otonomi.

Baru diboikot perusahaan kecil dan menengah aja, The New York Times melaporkan bahwa Facebook sudah rugi hingga 7 miliar USD. Jumlahnya pasti bakal makin membumbung tinggi setelah deretan perusahaan raksasa ini turun tangan. Selain Facebook, mereka juga umumnya menahan iklan di Twitter.

Perusahaan-perusahaan gede itu antara lain Beam Suntory, Birchbox, Coca Cola, Diageo, Eddie Bauer, Honda America, Levi Strauss & Company, Starbucks, Unilever, Patagonia, REI, North Face, Lululemon, dan Verizon.

Beberapa yang menarik dananya paling besar adalah Starbucks (94,9 juta USD), kemudian disusul Unilever (42,4 juta USD). Rata-rata perusahaan ini mengevaluasi ulang belanja iklan mereka di Facebook untuk Juli hingga beberapa bulan ke depan, sampai ada perubahan signifikan yang ditunjukkan Facebook.

Facebook sendiri menghabiskan miliaran dolar per tahun untuk mempertahankan platform mereka agar jadi primadona di kalangan pemasang iklan.

Facebook menegaskan kalau mereka rutin meng-update kebijakan agar platformnya semakin aman dan nyaman. Namun Jumat lalu (26/6), Facebook mengakui kalau ada banyak kekurangan yang harus segera mereka atasi.(*)

Foto: Bloomberg

Related Articles
Current Issues
Facebook Perpanjang Masa WFH Karyawannya Hingga Akhir 2020

Tech
Sering Lihat Konten Lama Diunggah Ulang di FB? Fitur Baru Ini Akan Mencegahnya

Tech
Facebook Akan Sertakan Sumber Orisinal pada Artikel yang Dibagikan di Berandanya