Current Issues

Covid-19 Global Tembus 10 Juta Kasus, Hampir 500 Ribu Penderita Meninggal Dunia

Dwiwa

Posted on June 29th 2020

Jumlah kasus Covid-19 secara global telah menembus rekor baru. Menurut perhitungan yang dilakukan Reuters pada hari Minggu, secara keseluruhan jumlah kasus di dunia telah menembus angka 10 juta jiwa dengan hampir 500 ribu diantaranya meninggal dunia.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), angka ini sekitar dua kali lipat jumlah penyakit influenza kronis yang tercatat tiap tahun. Tonggak bersejarah yang tak menyenangkan dalam kehidupan manusia tersebut terjadi karena negara yang terdampak parah melonggarkan lockdown. Padahal perubahan tata laku daam kehidupan tersebut harus bertahan selama satu tahun atau lebih sampai vaksin ditemukan.

Beberapa negara telah mengalami gelombang kedua infeksi, membuat pihak berwenang menerapkan kembali sebagian lockdown. Menurut para ahli, ini bisa menjadi pola berulang dalam beberapa bulan mendatang hingga tahun 2021.

Dilansir dari Reuters, berdasarkan penghitungan yang mereka lakukan dari data pemerintah, Amerika Utara, Amerika Latin dan Eropa masing-masing menyumbang 25 persen kasus, sementara Asia dan Timur tengah sekitar 11 persen dan 9 persen.

Kematian tercatat mencapai 497 ribu, jumlah yang hampir sama dengan kematian akibat influenza yang dilaporkan setiap tahun. Semenjak dilaporkan di Wuhan, Tiongkok pada 10 Januari lalu, virus ini telah menyebar ke berbagai belahan dunia.

Setelah hampir 7 bulan menghantui dunia, pandemi ini pun tengah memasuki fase baru. India dan Brasil kini menjadi negara penyumbang kasus terbesar dengan jumlah kasus harian lebih dari sepuluh ribu. Dalam seminggu, kedua negara ini menyumbang lebih dari sepertiga kasus di dunia.

Sementara negara-negara yang telah berhasil mengatasi pandemi juga melaporkan adanya kasus baru. Australia, Selandia Baru, bahkan Tiongkok telah mencatat adanya kasus baru yang muncul dalam sebulan terakhir.

Kasus di Tiongkok muncul berkaitan dengan sebuah pasar pertanian yang membuat pemerintah melakukan pengujian hingga 300 ribu dalam sehari. Sementara Amerika, keberhasilannya menekan virus pada bulan Mei hanya bersifat sementara.

Penyebaran justru semakin meluar ke daerah pedesaan dan tempat-tempat lain yang sebelumnya tidak terpengaruh. Beberapa negara yang memiliki kemampuan pengujian terbatas, hanya sedikit kasus yang bisa terlihat dari total infeksi sesungguhnya.

Sementara di Indonesia, jumlah kasus telah mencapai 54.010 dengan 2.754 diantaranya telah meninggal dunia. Jumlah peningkatan kasus harian pun masih berkisar di angka seribu dengan kesembuhan baru 22.936 jiwa. 

Related Articles
Current Issues
WHO Kirim Tim ke Tiongok untuk Investigasi Asal Virus Corona

Current Issues
WHO Resmi Sebut Coronavirus Berasal dari Hewan, Bukan Kebocoran Laboratorium

Current Issues
Lockdown Dilonggarkan, Gelombang Kedua Covid-19 Semakin Nyata?