Current Issues

Dituding Dukung Rasisme, Pencerah Kulit ini Akan Berganti Nama

Kezia Kevina Harmoko

Posted on June 27th 2020


Produk pencerah kulit Fair & Lovely yang berada di bawah naungan perusahaan raksasa Unilever ini menuai kontroversi. Produk ini dianggap mendukung standar kecantikan yang diinginkan adalah kulit putih. Sehingga dianggap melestarikan rasisme kulit hitam yang belakangan ini menjadi topik hangat di seluruh dunia.

Menanggapi hal tersebut, produk Fair & Lovely yang dipasarkan di India dan Bangladesh akan berganti nama. Unilever berkata bahwa kata ‘fair’ yang memiliki arti cerah atau terang ini akan diganti dengan alasan untuk menghargai semua warna kulit.

Obsesi terhadap kulit cerah memang masih sering terjadi di kawasan Asia. Tidak heran, di beberapa daerah sangat sulit menemukan kosmetik yang tidak mengandung bahan pencerah kulit. Di Asia Utara, warna kulit yang lebih cerah dianggap melambangkan status sosial yang lebih tinggi. Apa lagi di India yang memiliki sistem kasta pada masyarakatnya.

"Kami membuat produk kecantikan kami menjadi sebuah penggambaran kecantikan yang lebih beragam," kata Sanjiv Mehta, kepala Unilever Hindustan India.

Unilever Bangladesh juga buka suara, "Produk (Fair & Lovely) tidak pernah dan memang bukan sebuah produk pemutih."

Sebelumnya perusahaan farmasi Johnson & Johnson telah mengambil keputusan untuk menghentikan produksi Clean & Clear Fairness dan Neutrogena Fine Fairness dikarenakan tudingan rasisme yang sama. Beberapa merek produk lain seperti L’Oreal dan Garnier juga dituntut untuk dihentikan produksinya oleh masyarakat melalui petisi-petisi yang mulai bermunculan.

Salah satu figur publik yang sempat memromosikan salah satu merek krim pencerah adalah Priyanka Chopra Jonas. Aktris asal India ini sempat menjadi bintang iklan pencerah kulit namun belakangan ini menyuarakan dukungan pada gerakan antirasisme kulit hitam. Hal ini membuat warganet menyerangnya karena dianggap tidak memiliki pendirian.

Keputusan Unilever tentang perubahan nama ini menuai kontroversi, beberapa pihak menganggap langkah ini sudah benar, namun ada juga yang beranggapan bahwa perubahan nama tidak akan punya pengaruh selama produk tersebut masih dipasarkan.

Nama baru produk Fair & Lovely untuk negara India dan Bangladesh akan diumumkan dalam waktu dua bulan. The Press Trust of India mengatakan bahwa Unilever Hindustan sedang memroses paten dalam bulan ini untuk nama Glow & Lovely.

Artikel Terkait
Current Issues
Dinilai Dukung Rasisme, Johnson & Johnson Hentikkan Produk Pencerah Kulit

Current Issues
Tuai Kontroversi, Starbucks Kini Izinkan Staff Pakai Atribut Black Lives Matter

Current Issues
Dukung Antirasisime, Hilangkan Istilah Bernada Rasis Dalam Bahasa Pemrograman