Current Issues

Tips Aman Menggunakan Kamar Mandi Umum Saat Pandemi Covid-19

Dwiwa

Posted on June 27th 2020

Semakin gencarnya kampanye new normal di Indonesia di tengah kasus Covid-19 yang masih terus meroket membuat kita harus cerdas dan bijak dalam bertindak. Protokol kesehatan yang sudah dibuat wajib untuk dilakukan guna meminimalisir risiko penularan ketika mulai menjalani kehidupan new normal.

Meski begitu, terkadang rasa was-was ketika mulai kembali menjalani beragam aktivitas luar ruangan tidak bisa dihindari. Terutama ketika berada di tempat-tempat yang tertutup dan sering menjadi tempat banyak kuman berkumpul seperti kamar mandi umum.

Terkadang menggunakan kamar mandi umum menjadi sebuah dilema, terutama di saat pandemi seperti sekarang ini. Nah, biar tetap aman ketika sedang harus ke kamar mandi saat di tempat umum, berikut ada beberapa tips yang bisa dilakukan seperti dilansir dari The Healthy.

Gunakan Kamar Mandi Sebelum Keluar Rumah

Ketika kalian akan pergi keluar sebentar atau hanya berbelanja, ingat aturan yang biasa diberikan pada anak-anak, menggunakan kamar mandi sebelum keluar meskipun tidak merasa ingin buar air. “Jika memungkinkan hindari menggunakan toilet umum,” jelas Tedra Smith, seorang praktisi perawat anak dan asisten profesor keperawatan di Universitas Alabama Birmingham.

Terapkan aturan ini pada seluruh keluarga kalian terutama untuk anak-anak agar menggunakan kamar mandi sebelum keluar rumah untuk menghindari harus berhenti di tengah jalan untuk mencari toilet. Hidrasi tubuh juga tetap harus dijaga tetapi jangan minum terlalu banyak cairan, termasuk kopi, sampai tiba di tujuan akhir.

Gunakan Masker

Ini adalah aturan dasar yang wajib kalian lakukan ketika menginjakkan kaki di luar pintu rumah. Apalagi jika kalian akan melakukan perjalanan, liburan, ke kantor atau ke tempat lainnya. Termasuk juga ketika berada di kamar mandi.

“Gunakan masker ketika menggunakan toilet, terutama ketika berada di toilet umum,” jelas Smith. Banyak penelitian telah menunjukkan jika masker meskipun hanya kain dapat menurunkan risiko penularan yang disebabkan droplet. Selain itu, bisa juga menambahkan kacamata atau face shield sebagai pelindung tambahan.

Sebisa Mungkin Jaga Jarak

Kamar mandi umum biasany sempit, tetapi kalian harus tetap berusaha menjaga jawak dari orang lain. “Tujuan utamanya adalah menjaga jarak 2 meter. Jadi jumlah orang yang ada di dalamnya tergantung dari posisi dan ukuran kamar mandi,” jelas Smith.

Usahakan untuk memberi jarak satu urinal ketika berada di dalam kamar mandi. Jika terlihat penuh sesak, tunggulah di luar pintu utama jika memungkinkan.

Jangan Menyentuh Permukaan Benda Apapun

Ingat untuk selalu menjaga tangan kalian dari menyentuh permukaan benda di toilet. Sebab, selain droplet penularan juga bisa terjadi akibat menyentuh permukaan benda-benda terkontaminasi kemudian menggunakan tangan menyentuh bagian wajah seperti mulut, hidung, dan mata.

Jika terpaksa harus menyentuh, misalnya seperti ketika menyiram toilet atau membuka keran, gunakanlah kertas tisu bersih sebagai pelindung.

Tutup Penutup Toilet, Jika Ada

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Physics of Fluid menemukan jika menyiram toilet dapat menyebabkan tinja yang terkontaminasi Covid-19 melayang di udara. Penelitian ini menyebutkan jika saat menyiram toilet menyebabkan tetesan aerosol, dimana 40 hingga 60 persen bergerak melebihi dudukan toilet.

Meski peneliti juga masih belum yakin apakah ini dapat meningkatkan risiko tertular Covid-19, tidak ada salahnya jika kalian tetap melakukannya. “Aku menyarankan hindari kamar mandi umum yang tidak memiliki penutup di toilet,” tambah Smith.

Cuci Tangan dan Jangan Menyentuh Apapun Setelahnya

Beberapa orang terkadang malas mencuci tangan setelah menggunakan toilet. Namun ditengah pandemi Covid-19 kebiasaan ini harus dihilangkan. Segera cuci tangan kalian dengan air mengalir dan sabun begitu selesai menggunakan kamar mandi umum. Gunakan tisu bersih untuk membuka dan menutup keran serta mengeringkan tangan. Jangan lupa untuk tidak menyentuh apapun setelahnya.

Keringkan Tangan Dengan Benar

Pengering udara biasanya selalu diletakkan di kamar mandi untuk membantu pengguna mengeringkan tangan setelah dicuci. Namun sebuah studi pendahuluan menemukan jika pengering udara dapat menyebarkan kuman melalui udara, meskipun saat ini belum ada bukti jika virus  Corona dapat menyedar dengan cara ini.

Cara terbaik adalah menggunakan tisu untuk mengeringkan tangan dengan cara menggosok. Ini membantu mengurangi jumlah kuman yang tersisa di tangan setelah dicuci. Jika hanya ada pengering udara, gunakanlah tetapi jangan menggerakkan tangan.

Kalian bisa membawa tisu bersih atau sapu tangan di saku untuk mengeringkan setelah mencuci. Jangan gunakan baju untuk mengeringkan sebab bisa jadi kuman dan virus sudah menempel di sana,” kata Smith.

Lakukan Apa yang Perlu Dilakukan

Jika kamar mandi sering kalian gunakan sebagai tempat bergosip, segera hentikan kebiasaan ini. Lakukan apa yang perlu kalian lakukan di kamar mandi dan segera pergi begitu selesai. Jangan juga menggunakan kamar mandi sebagai tempat untuk menerima telepon. Kalian tidak tahu apakah orang yang ada di kamar mandi bersama kalian sehat atau membawa virus.

Nah itu tadi beberapa tips yang bisa kalian lakukan jika terpaksa menggunakan kamar mandi di tempat umum. Ingat ya, selalu jaga jarak, gunakan masker, dan selalu jaga kebersihan diri. (*)

Related Articles
Current Issues
Musim Panas Datang, Akankah Virus SARS-Cov-2 Jadi Tak Berdaya?

Current Issues
5 Tips Agar Mental Tetap Sehat Selama Karantina Corona dan Social Distancing

Current Issues
Masker Bedah Turunkan Risiko Penularan Covid-19 Hingga 75 Persen