Current Issues

Peneliti Temukan Covid-19 Bisa Menyebabkan Kerusakan Otak

Dwiwa

Posted on June 26th 2020

 

Efek jangka panjang dari infeksi Covid-19 memang masih belum diketahui secara pasti. Sebab, penyakit ini masih baru. Para ilmuwan masih terus melakukan penelitian untuk mengetahui lebih jauh tentang penyakit yang disebabkan virus SARS-Cov-2 ini.

Namun sebuah studi terbaru menemukan jika Covid-19 yang parah dapat menyebabkan kerusakan pada otak. Dilansir dari Reuters, studi yang dipublikasikan di jurnal Lancet Psychiatry pada Kamis lalu tersebut melihat secara detail 125 kasus Covid-19 di seluruh Inggris, terutama kasus dengan tingkat keparahan tinggi.

Menurut para peneliti, ini adalah penemuan pertama yang fokus pada serangkaian komplikasi neurologis akibat Covid-19. “Sangat penting bagi kami untuk mengumpulkan informasi ini agar mengetahui virus ini sepenuhnya,” ujar Sarah Pett, profesor di Universoty College London yang memimpin penelitian.

Komplikasi paling umum yang ditemukan adalah stroke. Komplikasi ini terjadi pada 77 dari 125 pasien. Mayoritas terjadi pada pasien berumur 60 tahun lebih. Sebagian besar disebabkan pembekuan darah pada otak yang dikenal dengan stroke iskemik.

Selain itu, penelitian juga menemukan 39 dari 125 pasien menunjukkan tanda-tanda kebingungan atau perubahan perilaku yang mencerminkan adanya perubahan kondisi mental. Dari jumlah tersebut, sembilan mengalami disfungsi otak, yang dikenal dengan ensefalopati dan tujuh mengalami peradangan otak atau ensefalitis.

Salah satu peneliti lain, Benedict Michael dari Universitas Liverpol mengatakan jika penemuan ini penting sebagai langkah awal mengetahui efek Covid-19 pada otak. “Kami sekarang membutuhkan penelitian lebih detail untuk memahami mekanisme biologi yang mungkin terjadi, sehingga kami dapat mempelajari perawatan potensial yang bisa dilakukan,” ujarnya.

Data penelitian ini diambil antara 2 hingga 26 April, ketika penyakit ini menyebar secara luas di Inggris. Para peneliti pun menggarisbawahi perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui mekanisme dibaliknya dan mencari perawatan yang tepat. (*)

Related Articles
Current Issues
Ilmuwan Peringatkan Potensi Gelombang Kerusakan Otak Terkait Covid-19

Current Issues
Dua Bukti Baru Tunjukkan Dampak Buruk Covid-19 Pada Jantung

Current Issues
WHO Berjanji Lakukan Evaluasi Jujur Terkait Bagaimana Dunia Menangani Covid-19