Hobi

Eiichiro Oda "Izinkan" Fansnya Menjual Stiker Line One Piece. Ini Syaratnya!

Ahmad Redho Nugraha

Posted on June 19th 2020

One Piece mungkin adalah manga terlaris yang pernah terjual sepanjang masa. Komik bertema bajak laut ini mengisahkan petualangan monkey D. Luffy, seorang kapten bajak laut yang bercita-cita menjadi raja bajak laut dan menemukan One Piece, harta karun legendaris peninggalan Raja Bajak Laut Gol D. Roger.

Komik besutan Eiichiro Oda ini berstatus ongoing selama hampir 22 tahun dan kini telah sampai di chapter 982. Selain komiknya, One Piece juga dipopulerkan lewat anime, movie, dan terutama merchandise-nya yang beredar luas di masyarakat dunia, baik yang berbentuk fisik maupun digital.

Setelah sempat hiatus selama beberapa waktu karena sakit, Eiichiro Oda, komikus One Piece pada Senin (15/6) lalu mengumumkan sesuatu yang tidak biasa lewat Twitter resmi One Piece.

Oda mengatakan bahwa ia bersedia "melepaskan" copyright One Piece untuk sementara, agar para fansnya dapat menjual karya seni mereka yang terinspirasi dari intellectual property (IP) One Piece dalam bentuk stiker Line. Aplikasi Line memang merupakan aplikasi chat yang paling banyak digunakan Jepang pada saat ini.

"Hei, apa kalian dengar? Kalian boleh menggambar dan menjual stiker Line kalian yang bergambar One Piece! Dan tentu saja, semua uang hasil penjualannya untuk kalian!" tulis Oda dalam sebuah surat.

Oda menyemangati para fansnya untuk bekerjasama dengan semua orang, baik orangtua, anak atau teman-teman mereka dalam membuat karya terbaik mereka. Oda sendiri berencana akan membeli karya dari para fansnya tersebut.

Peraturan yang perlu digarisbawahi adalah, karya fans yang diperjualbelikan harus bersifat original, sehingga tidak diperbolehkan untuk melakukan tracing dari gambar One Piece karya Eiichiro Oda.

Selain itu, siapapun yang ingin menjual stiker Line One Piece harus membuat setidaknya delapan stiker, mengingat Line hanya menjual stiker dalam jumlah minimal tersebut.

Pelonggaran status copyright tersebut akan berlangsung selama satu tahun, sehingga masih ada banyak waktu bagi siapapun yang ingin berpartisipasi. Pelonggaran status copyright ini bukan hal pertama yang dilakukan kreator IP di dunia.

Sebelumnya J.K. Rowling, penulis serial novel Harry Potter juga melonggarkan copyright-nya selama pandemi Covid-19 agar siswa-siswa sekolahan dan tenaga pengajar di Inggris dapat membacakan buku Harry Potter dan menyebarluaskan rekaman bacaan tersebut seluas-luasnya tanpa takut tersandung masalah copyright. (*)

Artikel Terkait
Hobi
Turuti Oda, Netflix Pilih Aktor Serial One Piece dari Negara Berbeda-beda

Hobi
Eiichiro Oda Mungkin Tidak akan menggambar Manga Lagi Setelah One Piece Tamat

Interest
One Piece Berikan Petunjuk Penerus Gol D. Roger