Entertainment

Pilot Kobe Bryant Mungkin Mengalami Mispersepsi Orientasi Saat Terbang

Dwiwa

Posted on June 18th 2020

Investigasi terus dilakukan terkait jatuhnya helikopter yang menewaskan legenda basket NBA Kobe Bryant dan putrinya Gianna Bryant pada 26 Januari silam. Paling baru, penyelidik federal mendapati jika pilot helikopter melaporkan dirinya tengah naik ketika sebenarnya sedang turun.

Dilansir dari ET, Ara Zobayan mengirim pesan radio ke menara pengawas lalu lintas udara jika dirinya sedang naik ke ketinggian 4 ribu kaki untuk menembus awan beberapa saat sebelum peristiwa nahas itu terjadi. 

Namun pada kenyataanya, helikopter yang dikendalikannya sedang menukik ke arah bukit sebelum kemudian jatuh ke dalam kabut tebal di barat laut Los Angeles.

Laporan oleh National Transportation Safety Board (NTSB) mengatakan jika Zobayan mungkin “salah memahami” sudut ketika dia turun, hal yang dapat terjadi ketika seorang pilot menjadi bingung dalam visibilitas rendah.

“Penghitungan sudut saat ini menunjukkan jika pilot mungkin salah memahami pitch angle dan roll angle. Selama detik-detik terakhir pilot mengatakan kepada kontrol lalu lintas udara jika mereka sedang naik menuju empat ribu,” jelas laporan tersebut.

Laporan setebal 1700 halaman itu berisi fakta tetapi tidak memberikan kesimpulan apa yang menyebabkan pesawat jatuh. Laporan akhir penyebabnya baru akan diungkap kemudian hari.

Tak lama setelah kecelakaan terjadi, para ahli mengatakan jika jalur penerbangan mengindikasikan jika Zobayan kebingungan.

Empat pilot dan satu mantan pilot untuk Island Express telah diwawancarai oleh investigator NTSB. Seorang pilot mengatakan jika Zobayan, kepala pilot perusahaan tersebut, tidak membahas kebijakan keselamatan atau visibilitas minimum yang diperlukan untuk terbang dalam cuaca tertentu.

Sementara yang lain mengatakan jika perusahaan tidak memiliki program manajemen keselamatan yang nyata.

Perusahaan mengatakan jika penerbangan bisa dibatalkan jika cuaca buruk. Ini merujuk pada pembatalan penerbangan untuk bintang Los Angeles Clippers Kawhi Leonard dan selebritis Kyle Jenner. Tahun lalu, Island Express membatalkan 150 penerbangan karena cuaca buruk. 

Pada hari itu, Zobayan sempat mengirimkan pesan teks kepada para pengawas penerbangan 45 menit sebelum lepas landas jika cuaca terlihat baik. Hal ini diamini oleh Richard Webb, pemilik OC Helicopters yang mengkoordinasikan penerbangan.

Zobayan kemudian lepas landas dari Bandara John Wayne pada 9.06 pagi dengan delapan penumpang untuk menuju turnamen bola basket wanita di Mamba Sport Academy di utara Los Angeles.

Ketika helikopter tidak mendarat dalam waktu satu jam, eksekutif perusahaan yang mengoperasikan pesawat itu mulai melakukan pencarian melalui perangkat pelacakan serta mengirim helikopter untuk melakukan pencarian.

NTSB sendiri sempat mengatakan jika tidak ada tanda-tanda kegagalan mekanis pada helikopter berjenis Sikorsky S-76 tersebut. (*)

Related Articles
Sport
Penghormatan Menyentuh untuk Kobe Bryant di ESPYS 2020

Interest
Vanessa dan Natalia Bryant Tulis Pesan Rindu di Hari Ulang Tahun Gigi

Entertainment
Setahun Kepergian Gianna dan Kobe, Vanessa Bryant Unggah Pesan Menyentuh