Lifestyle

Ingin Minum Kopi Enak? Enam Kesalahan Ini Harus Dihindari Saat Menyeduh

Dwiwa

Posted on June 16th 2020

Pandemi Covid-19 telah memaksa banyak orang berubah menjadi barista dadakan di dapur rumah mereka sendiri. Berbagai resep minuman kopi pun menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Tapi namanya juga barista dadakan yang masih amatiran, terkadang kopi yang dihasilkan tidak sesuai dengan resep yang sedang kita coba. Kegagalan ini mungkin justru membuat sajian jadi lebih lezat, tetapi banyak pula yang menghasilkan minuman yang tidak sesuai dengan selera lidah.

Jika kegagalan membuat minuman kopi berakhir dengan rasa yang kurang memuaskan, mungkin ada yang salah dengan cara kalian menyeduhnya. Proses saat penyeduhan ini memiliki dampak yang besar pada citarasa kopi yang dihasilkan. Nah, biar kesalahan nggak terulang, berikut beberapa kesalahan terbesar yang dibuat saat menyeduh kopi serta cara memperbaiki seperti dilansir dari Real Simple.

Ukuran gilingan tidak sesuai dengan cara menyeduh

Cara menyeduh yang berbeda membutuhkan ukuran gilingan yang berbeda pula. Hal ini karena tingkat ekstraksi ampas kopi lebih tinggi ketika ditumbuk lebih halus. Menggunakan gilingan kopi yang lebih halus juga meningkatkan jumlah waktu yang dibutuhkan air untuk melewati ampas kopi, anggap sebagai keranjang filter yang lebih padat, yang meningkatkan jumlah waktu ketika air dan kopi giling bersentuhan.

Semua ini diartikan sebagai sebuah aturan praktis. Menyeduh dengan waktu kontak yang singkat membutuhkan kopi yang lebih halus. Sedangkan yang membutuhkan waktu lama paling baik menggunakan kopi giling yang lebih kasar.

Jika kalian ingin membuat espresso, kopi Turki, atau aeropress, gunakanlah biji kopi yang digiling halus. Gunakan gilingan sedang untuk pour-overs, stovetop espresso, pembuat kopi satu cangkir dan drip coffee. Terakhir, gunakan gilingan kasar untuk French press atau seduhan dingin. Dan ketika menggiling, pastikan untuk menggunakan burr atau mintalah toko untuk menggilingkan.

Menggunakan Air Keran

Sangat mudah melupakan jika 98 persen kopi terdiri dari air. “Memastikan kandungan kimia dari air yang digunakan dapat secara dramatis mengubah kualitas kopi di rumah kalian. Kualitas air keran hampir tidak pernah sesuai dan bahkan air kemasan dapat terlalu lembut. Menggunakan air yang dimurnikan dengan Brita atau dispenser kulkas adalah yang ideal. Jika sulit, kalian bisa menggunakan Third Wave Water. Sangat mudah untuk memesannya secara onlin dan menggunakannya di rumah,” jelas Justin Lacher, Wholesale Educator untuk perusahaan kopi Intelligentsia.

Menyeduh di Suhu yang Salah

Suhu air sangat penting. Ketika menyeduh, ini harus berada diantara195 derajat fahrenheit sampai 205 derajat fahrenheit, bukan suam-suam kuku, tetapi juga tidak mendidih. Gunakan termometer atau ketel air yang dilengkapi termometer untuk memastikan suhu air cukup panas. Tetapi jika tidak memiliki keduanya, kalian bisa menggunakan air mendidih yang didiamkan selama sekitar 30 detik sebelum digunakan untuk menyeduh.

Tidak Mengukur Kopi

Seberapa banyak jumlah kopi yang dituang ke dalam gelas memang sering disesuaikan dengan selera masing-masing penikmatnya. Menurut Lacher, orang cenderung menggunakan banyak kopi untuk membuat minuman yang lebih pekat, tetapi penggunaan terlalu banyak justru berisiko mendapatkan rasa asam.

Cara terbaik untuk bisa menikmati secangkir kopi yang nikmat adalah dengan menggunakan jumlah kopi yang tepat. Hal ini dikarenakan cara kopi diekstraksi ketika bubuk kopi dan air bertemu mirip dengan alasan ukuran penggilingan di atas.

Ada begitu banyak kafein yang bisa diekstrak dari biji kopi sebelum akhirnya merusak rasa akibat waktu kontak, tingkat ekstraksi dan rasio air dan kopi. Jika kalian ingin kopi yang lebih kuat, dibanding menambahkan bubuk kopi, belilah kopi yang berwarna lebih terang.

Selain itu, selalu ukur gilingan kalian. “Aku merekomendasikan timbangan dapur yang sederhana dan murah untuk menimbang kopi dalam gram. Kalian cukup menambahkan 16 hingga 18 kali jumlah air dan semua akan baik-baik saja,” tambahnya. Jika tidak memiliki timbangan, kalian bisa menggunakan perbandingan 2 sendok makan kopi untuk 6 ons air.

Menyeduh Kopi Kadaluarsa

Kopi lama tidak akan membuat kalian sakit, tetapi kopi yang telah melewati tanggal kadaluarsa kualitasnya menurun, termasuk rasa dan aroma. Selalu periksa tanggal kadaluarsa pada kemasan biji kopi, jika lebih dari dua hingga tiga minggu, kopi kalian mungkin sudah mulai kehilangan rasa dan kesegaran.

Biji kopi utuh bertahan lebih lama (tetap segar sampai 1 bulan), sementara kopi giling paling baik digunakan maksimal 2 minggu setelah dibuka. Jadi, selalu gunakan biji kopi segar dan ingat untuk tidak menggilingnya sampai kalian siap untuk menyeduh. (*)

Related Articles
Lifestyle
Masker Bisa Picu Maskne alias Masalah pada Kulit Wajah. Begini Cara Mengatasinya

Lifestyle
3 Masalah Umum Pakai Masker, Begini Cara Mengatasinya

Lifestyle
Virus Corona Mengubah Cara Kita Dalam Menikmati Kopi