Tech

Google Maps Bisa Bantu Temukan Pusat Tes Covid-19 Terdekat

Ahmad Redho Nugraha

Posted on June 16th 2020

Penerapan new normal tidak serta-merta berarti masyarakat Indonesia terbebas dari bahaya penyebaran Covid-19.

Cara terbaik untuk menyikapi new normal adalah dengan tetap mempraktikkan pola hidup sehat seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, menghindari kontak fisik dengan orang lain serta menghindari tempat-tempat publik yang ramai.

Khusus untuk menghindari keramaian, aplikasi navigasi seperti Google Maps dapat sangat berguna selama new normal. Namun kini kegunaan Google Maps bahkan dapat lebih dari itu. Google bekerjasama dengan berbagai lembaga kesehatan di dunia untuk membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Jika sebelumnya Google Maps sempat merilis fitur pendeteksi keramaian di tempat-tempat publik, kini aplikasi itu juga memberikan informasi tentang letak lokasi pusat tes Covid-19. Dengan demikian, warga yang ingin melakukan tes swab dapat mengetahui dimana lokasi terdekat. 

Selain melalui Google Maps, fitur ini juga dapat diakses lewat mesin pencari Google seperti biasa dan lewat perintah suara Google Assistant. Informasi mengenai lokasi tes Covid-19 dapat diakses dalam sembilan bahasa yang berbeda lewat Google Assistant, termasuk Bahasa Inggris dan Bahasa India.

Fitur ini dapat digunakan dengan mudah. Sama seperti saat mencari lokasi biasa di Google, pengguna hanya perlu mengetik atau menyebutkan kata kunci yang berkaitan dengan lokasi tes Covid-19, seperti "lokasi rapid test covid-19" atau "covid-19 test location".

Hasil pun akan muncul pada tampilan Google Search atau Google Maps, lengkap dengan informasi seputar Covid-19 yang disediakan oleh Google dan lembaga kesehatan yang berwenang, seperti Kemenkes. Pengguna Google dapat mengakses informasi tersebut dengan menekan menu See Testing Info.

Meski demikian, penting untuk mengingat bahwa seseorang memerlukan izin dari dokter untuk melakukan kunjungan ke laboratorium atau pusat tes Covid-19, agar terhindar dari bahaya penularan Covid-19. (*)

 

Artikel Terkait
Current Issues
Pemerintah Arab Saudi Buka Kembali Masjid Nabawi Hari Ini

Tech
Grab Indonesia : Batalkan Pesanan Selama New Normal Tidak Didenda

Tech
Twitter Berlakukan WFH Permanen untuk Karyawannya