Current Issues

Bentuk Dukungan Merek Ternama Untuk Antirasisme di Amerika Serikat

Tora Nodisa

Posted on June 4th 2020

Gelombang aksi protes terhadap aksi rasisme yang masih terjadi di Amerika Serikat terus mengalir. Aksi protes dalam bentuk demontrasi masih ada, meski sudah reda. Tidak seperti minggu lalu yang berlangsung panas. Kali ini giliran merek-merek ternama menunjukkan dukungan secara nyata untuk antirasisme di Amerika Serikat.

Setelah pembunuhan George Floyd oleh seorang perwira polisi di Minnesota pekan lalu, protes terhadap kebrutalan polisi mengalir deras. Raksasa pakaian olahraga, Nike, ikut mengecam hal tersebut. Meski mereka menjadi korban aksi protes yang anarkis. Beberapa toko Nike dijarah oknum demonstran.

Nike merilis video berjudul "For once, Don't Do It". Dalam video tersebut berisi pesan untuk tidak duduk diam, dan melawan ketidakadilan terhadap ras lain. CEO Nike, John Donahoe mendesak karyawan untuk berani mengungkapkan bila terjadi rasisme di lingkungannya.

Ini bukan pertama kali Nike berbicara tentang masalah sosial. Pada tahun 2016 mereka mengontrak Colin Kaepernick jadi wajah cover utama kampanye mereka. Sebab dia adalah pemain NFL yang selalu berlutut saat lagu kebangsaan Amerika Serikat berkumandang. Bentuk protes terhadap rasisme.

New Balance melakukan aksi menyumbangkan 10 ribu pasang sepatu lari untuk komunitas kulit hitam di Atlanta. Mereka melakukan hal tersebut setiap 3 Juni, karena diperingati sebagai hari terbunuhnya Ahmaud Arbery saat jogging. Inilah kasus rasisme yang sempat terjadi di Amerika Serikat.

New Balance juga mengeluarkan penyataan mengecam kebrutalan dan rasisme yang masih terjadi antara polisi dengan warga kulit hitam. Termasuk kasus pembunuhan George Floyd.

Rumah mode mewah Balenciaga mengumumkan bahwa mereka tiap tahun akan menyumbang untuk memerangi rasisme. Pernyataan tersebut diumumkan melalui twitter resmi Balenciaga. Sumbangan tersebut diserahkan kepada Asosiasi Nasional untuk Kemajuan Orang Kulit Berwarna, yang merupakan organisasi sosial terbesar di Amerika Serikat yang memiliki lebih dari dua ribu sukarelawan.

Untuk wilayah Eropa, Balenciaga juga akan mendukung aksi antirasisme di Perancis. Sama seperti di Amerika Serikat, Balenciaga juga akan menyiapkan dana untuk memerangi rasisme.

H&M mengumumkan bahwa mereka akan menyumbang ASD500 Ribu kepada organisasi untuk membantu memerangi rasisme. Ketika aksi Black Lives Matter mencuat kembali, H&M langsung menyumbang untuk NAACP, ACLU, dan Color of Change. Tiga gerakan yang memerangi rasisme, serta menegakkan hak asasi manusia.

H&M Group juga mengkonfirmasi bahwa sementara ini menutup 95 dari 600 toko di wilayah Amerika Serikat.

Produsen mainan asal Denmark, LEGO, menyumbangkan ASD4 juta untuk organisasi yang menangani anak-anak kulit hitam, khususnya di bidang pendidikan dan kesetaraan ras.

Lego bukan satu-satunya perusahaan mainan yang mendukung gerakan Black Lives Matter. Perusahaan Pokemon juga memberikan ASD 200 ribu sebagai bentuk dukungan mereka. Selain merek di atas, banyak lagi merek-merek ternama yang ikut mendukung aksi antirasisme. (*)

Foto: nynews

Artikel Terkait
Current Issues
Komentari Xinjiang, H&M Dihapus dari Apple Maps dan Aplikasi Lain di Tiongkok

Interest
Apple, Nike, New Balance dan Adidas Bikin Alat untuk Bantu Tenaga Medis

Lifestyle
Sneakers Retro Paling Dicari di Tahun 2022