Lifestyle

Kurangi yang Manis-Manis Karena Konsumsi Gula Berlebih Bisa Ganggu Sistem Imun

Dwiwa

Posted on June 3rd 2020

Di tengah pandemi Covid-19 yang semakin meluas dan vaksin yang masih belum ditemukan, pencegahan menjadi hal yang paling penting agar tidak tertular virus SARS-Cov-2. Salah satu yang banyak digembar-gemborkan adalah dengan mengandalkan sistem imun yang baik.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh ini. Mulai dari rajin berolahraga, kebiasaan tidur yang baik, mengonsumsi suplemen, manajemen stress dan mengonsumsi makanan yang baik. Aemua membutuhkan waktu dan usaha untuk menjaganya.

Tapi bagaimana jika hanya dengan satu makanan tertentu seluruh kerja keras kalian jadi sia-sia (setidaknya selama 5 jam)? Dilansir dari CNET, menurut penelitian nutrisi dan pakar kesehatan, konsumsi gula berlebih buruk untuk kesehatan.

“Terlalu banyak gula di dalam tubuh memungkinkan bakteri atau virus untuk menyebar lebih luas karena sistem (imun) bawaan tidak berkerja dengan baik. Itulah kenapa diabetes, contohnya, lebih banyak mengalami infeksi,” ujar dokter Michael Roizen, chief operating officer di Cleveland Clinic kepada CNET.

Lalu bagaimana gula dapat mempengaruhi sistem imun?

Gula memang sudah cukup dikenal sebagai salah satu faktor risiko yang menyebabkan terjadinya masalah kesehatan kronis seperti penyakit jantung dan diabetes. Namun selain itu, konsumsi gula ternyata juga berpengaruh terhadap kemampuan tubuh dalam melawan virus maupun infeksi lain di dalam tubuh lho.

Salah satu jenis sel penting yang bertugas melawan kuman di dalam tubuh adalah sel darah putih atau yang juga dikenal dengan “sel pembunuh”. Nah, kerja sel ini ternyata sangat dipengaruhi oleh konsumsi gula.

Dokter Roizen menyebutkan jika gula dapat menghambat sistem imun tubuh karena, berdasar penelitian pada lalat buah, sel darah putih tidak dapat melakukan tugasnya dan menghancurkan bakteri atau virus jahat sama seperti ketika seseorang tidak mengonsumsi gula.

Penelitian lain menunjukkan jika gula darah tinggi berpengaruh pada mekanisme perlawanan infeksi pada diabetes. Diet tinggi gula dihubungkan dengan diabetes Type 2 karena konsumsi gula tinggi dapat menyebabkan diabetes. Sebuah kondisi yang secara khusus dikaitkan dengan risiko tinggi terjadinya komplikasi serius dari Covid-19.

Berapa banyak konsumsi gula yang dapat melemahkan respons sistem imun?

Dalam sebuah penelitian nutrisi disebutkan jika konsumsi sekitar 75 gram gula dapat melemahkan sistem imun. Ketika sel darah putih terdampak, diperkirakan jika sistem imun akan melemah selama 5 jam.

Ini artinya jika meskipun seseorang sudah tidur 8 jam sehari, mengonsumsi suplemen dan melakukan olahraga secara teratur dapat merusak fungsi sistem imun secara serius hanya dengan meminum beberapa kaleng soda atau makan permen dan berbagai makanan penutup manis sepanjang hari.

Penelitian tersebut memang dipublikasikan pada tahun 1970-an, tetapi penelitian lain dari 2011 yang diperluas dari penelitian sebelumnya menemukan jika gula, terutama fruktosa, seperti gula dalam sirup jagung tinggi fruktosa, secara negatif mempengaruhi respons imun terhadap virus dan bakteri.

Sebagai tambahan, satu kaleng soda itu biasanya mengandung gula 40 gram dan yoghurt rendah lemak dan manis dapat mengandung 47 gram gula. Sementara itu, cupcake umumnya mengandung 46 gram gula dan minuman berenergi berisi 35 gram gula.

Lalu, seberapa banyak gula yang seharusnya dikonsumsi setiap hari?

Berdasarkan CDC dan Badan Kesehatan Dunia (WHO), dalam sehari jumlah maksimal gula yang boleh dikonsumsi tidak lebih dari 10 persen kalori harian dari penambahan gula seruap hari. Atau cara mudahnya adalah membatasi hingga 6 sendok teh atau total 25 gram.

Jumlah tersebut termasuk gula yang mungkin kalian tambahkan ke dalam kopi, teh, sajian cokelat atau bahkan gula tersembunyi yang ditemukan pada makanan “sehat” seperti granola bars atau smoothie.

Dalam kondisi pandemi yang tidak menentu seperti saat ini, menjalankan pola makan seimbang dan menjaga konsumsi gula tetap terkendali akan membuat sistem imun dapat melakukan tugasnya dengan baik.

Jadi, mulai sekarang  coba deh cek isi kulkas dan lihat makanan apa saja yang paling banyak disimpan. Kalau itu mengandung banyak gula, misalnya minuman soda atau kue-kue manis, mungkin sudah saatnya diganti dengan makanan lebih sehat seperti buah dan sayur-sayuran. (*)

Related Articles
Current Issues
4 Vitamin Ini Bantu Perkuat Sistem Imun Tubuh Loh!

Current Issues
Infeksi Coronavirus Jenis Lain Mungkin Bisa Memicu Imunitas Terhadap Covid-19

Current Issues
Berapa Lama Sih Kemungkinan Kita Kebal Terhadap Covid-19?