Current Issues

Cegah Gelombang Kedua Covid-19, Jepang Cek Antibodi 10.000 Penduduknya

Ahmad Redho Nugraha

Posted on June 2nd 2020

Setelah melonggarkan aturan pembatasan sosial di negaranya, Jepang tidak membiarkan begitu saja virus korona kembali menjangkiti masyarakatnya. Menteri kesehatan Jepang pada Senin (1/6) memulai pengecekan antibodi virus korona pada 10.000 orang penduduknya demi mencegah gelombang kedua penularan Covid-19.

Dalam ujicoba ini, Pemerintah Jepang berusaha menemukan jenis protein tertentu yang diproduksi oleh sistem imun tubuh warganya dalam merespons infeksi virus korona. Pada tahap awal yang dites adalah 3.000 warga Kota Tokyo dan Prefektur Miyagi. Sasaran pemeriksaan adalah warga berusia 20 tahun ke atas yang dipilih secara acak.

Hasil tes tersebut akan membantu pemerintah Jepang untuk mendapatkan gambaran tentang jumlah infeksi yang mungkin terjadi jika terjadi wabah gelombang kedua, sehingga mereka bisa memperkirakan dengan pasti berapa unit jumlah vaksin yang akan dibutuhkan di masa mendatang.

Distrik Itabashi menjadi pusat pengecekan antibodi di Kota Tokyo. Pengecekan antibodi ini melibatkan pengambilan sampel darah yang hanya membutuhkan waktu satu hingga dua menit per sampel.

Pengecekan antibodi akan melalui tiga tahapan yang jauh lebih singkat jika dibandingkan dengan uji swab yang memerlukan waktu beberapa jam untuk mendapatkan hasil dari satu sampel. "Dengan mengetahui kondisi infeksi secara aktual, pemerintah dapat mengambil langkahnya dengan lebih pasti," ujar seorang petugas. 

Sejauh ini, Jepang mencatatkan 17.500 kasus infeksi dan sebanyak 900 kasus kematian di seluruh negaranya. Meski demikian, Jepang telah menarik status PSBB negara mereka secara total pada Senin lalu. (*)

Related Articles
Current Issues
Dokter Italia Bilang Coronavirus Melemah, Benarkah?

Current Issues
Amankah Menggunakan Toilet Umum Selama Pandemi? Ini yang Harus Kalian Lakukan

Current Issues
Menilik 5 Wabah Terparah Sepanjang Sejarah dan Bagaimana Mereka Diakhiri