Lifestyle

Sejarah New Balance 574 dan Rilisan Terbarunya Tahun Ini

Tora Nodisa

Posted on May 30th 2020

Sneakers New Balance model 574 dirancang dan diproduksi sejak 1988. Namun hingga kini tetap populer di kalangan pecinta sepatu bersol karet, khususnya dengan model sporty. Kesan atletis, santai, namun tetap nyaman untuk digunakan. Dan, salah satu yang paling penting, model 574 sering dimodifikasi dengan warna-warna cerah.

Kali ini mainmain.id akan mengulas sejarah 574, serta apa yang baru dari sneakers ikonik New Balance tersebut.

Bukan rahasia lagi bahwa adidas dan Nike telah merajai pasar sneakers modern. Namun New Balance mampu menjaga diri dengan kuat dalam permainan pasar sepatu olahraga tersebut.

Bahkan New Balance telah diakui penggemarkan karena berhasil membuat sneakers yang nyaman dan berkualitas. Terbukti mereka sudah menjalankan bisnis ini lebih dari 100 tahun. Beberapa siluet sneakers yang dihasilkan juga pernah menjadi ikon fashion dunia.

New Balance di awal kemunculannya. (Foto: heddles.com)

New Balance berdiri pada 1906 oleh William J. Riley. Nama awal perusahaan tersebut adalah New Balance Arch Support Company. Riley adalah seorang imigram Irlandia yang tinggal di Boston, Massachusetts. Riley membuat sepatu karena terinspirasi dari ayam-ayam yang berjalan di halaman belakang rumahnya.

Pada tahun 1927, Riley merekrut seorang salesman bernama Arthur Hall, yang akhirnya menjadi mitra New Balance pada 1934. Di titik tersebut, New Balance memproduksi sneakers untuk pertama kalinya.

Tuntutan produksi dan karyawan yang semakin besar membuat keduanya tidak sanggup mengelola perusahaan tersebut. Akhirnya pada 1956, Arthur Hall menjual perusahaan New Balance pada putrinya Eleanor dan suaminya, Paul Kidd. Sejak saat itu New Balance semakin besar.

Dick Breadsley, pelari yang mempopulerkan New Balance 574. (Foto:dickbreadsley.com)

Kembali ke sejarah New Balance 574. Pada 1988, New Balance membuat model 574. Sneakers tersebut awalnya dirancang untuk olahraga tenis, tapi kemudian berkembang menjadi sepatu atletik.

Sekarang, justru sneakers model 574 jadi sepatu casual. Kenyamanan dan stabilitas yang tinggi membuat 574 menjadi sneakers yang populer, bahkan di luar arena olahraga.

Banyak pelari marathon profesional pada 1980-an berlomba dan berlatih dengan 574. Pelari legendaris yang memakai 574 saat itu adalah Dick Beardsley. Dia finis di urutan kedua pada Boston Marathon.

Dick membantu New Balance 574 populer di kalangan pelari. New Balance 574 adalah sneaker yang memiki banyak catatan sejarah, prestisius karena terkait dengan cerita atlet profesional. Dan, saat ini menjadi sneakers ikonik, yang disukai orang-orang.

New Balance 574 yang rilis 2020. (Foto:@43einhalb)

Varian terbaru sneakers New Balance 574 akan dirilis musim panas 2020. Kali ini hadir dengan kombinasi warna cokelat dan krem, dengan detail warna hijau dan merah. Disematkan teknologi ENCAP pada midsole sneakers baru ini, agar pemakainya merasa nyaman, stabil, dan mengurangi guncangan. Sneakers ini bisa dibeli melalui online. Harganya di kisaran Rp 1,5 juta.(*)

Foto: Instagram @43einhalb

Related Articles
Lifestyle
Converse Chuck 70 "Layers", Terinspirasi dari Kacamata 3D

Lifestyle
Siap-siap! Nike Air Max 2090 x Neymar Jr. Dirilis 2 Juni 2020

Lifestyle
New Balance Luncurkan Dua Sneakers Bertema "Harajuku"