Interest

J. K. Rowling Rilis "The Ickabog", Cerita Monster di Negeri Cornucopia. Gratis!

Ahmad Redho Nugraha

Posted on May 27th 2020

 

Setelah menuntaskan serial Harry Potter, J.K. Rowling sempat memutuskan bahwa ia hendak "menjauh" sesaat dari kepenulisan cerita anak-anak, sehingga ia mulai menelurkan beberapa karya untuk segmentasi pembaca yang lebih dewasa, mulai dari Casual Vacancy, serta serial detektif Cormoran Strike yang ia tulis dengan nama pena Robert Galbraith.

Namun Selasa (26/5) lalu, mengumumkan via situs resminya, Rowling Library, bahwa ia punya cerita anak-anak yang baru. The Ickabog. Cerita yang ditujukan untuk anak-anak usia 7-9 tahun itu, bisa diakses secara gratis melalui www.theickabog.com

Nantinya akan ada 34 chapter yang dirilis bertahap selama 7 pekan. Cerita bisa dibaca mulai 26 Mei hingga 10 Juli mendatang. Kalau diintip dari dua chapter yang sudah dirilis, The Ickabog adalah sosok mosnter yang diceritakan secara turun temurun di kalangan rakyat kerajaan Cornucopia. 

Rowling mengatakan bahwa ide tentang buku The Ickabog muncul saat ia sedang menulis Harry Potter, antara buku pertama hingga buku terakhirnya. Namun karena ia memutuskan untuk berhenti menulis dulu selama lima tahun setelah ia menuntaskan Harry Potter. 

Ide pembuatan buku tersebut sempat terpendam, bahkan hingga ia merilis Casual Vacancy dan Cuckoo's Calling, seri pertama dari novel misterinya.

Rowling mengaku bahwa Ickabog awalnya ia tulis untuk kedua anaknya, dan sempat ia jadikan kisah pengantar tidur selama beberapa waktu. "Aku membacakan mereka cerita itu tiap malam saat mereka masih kecil. Itu kenangan keluarga yang menyenangkan," tulisnya.

Naskah tulisan Ickabog pun dianggurkannya selama 10 tahun di loteng rumahnya. Karena pandemi Covid-19 membuat banyak orang menghabiskan waktu di rumah, dia pun mengambil lagi naskah tersebut,

"Sembari aku berusaha menyelesaikan naskah tersebut, aku juga membacakan kembali cerita tersebut untuk anak-anakku setiap malam. Itu mungkin pengalaman paling tidak biasa dalam kehidupanku sebagai seorang penulis, terutama karena dua pembaca pertamaku yang kini sudah remaja, meminta perubahan di sana-sini (dan aku menurut saja)," sambung J.K. Rowling.

Rowling berencana menerbitkan Ickabog di Inggris dalam bentuk cetak, ebook dan dan audiobook pada November mendatang.

Rowling mengingatkan bahwa Ickabog adalah cerita tentang kebenaran, dan tentang penyalahgunaan kekuasaan. Namun karena tulisan itu dibuat belasan tahun yang lalu, cerita itu sama sekali tidak berhubungan dengan kejadian apapun di dunia pada saat ini.

Ickabog akan menjadi penghibur bagi anak-anak di seluruh dunia semasa pandemi Covid-19. J.K. Rowling mengajak pembaca setia bukunya di seluruh dunia untuk berpartisipasi dalam membuat ilustrasi tentang buku Ickabog yang akan ia rilis.

"Akan ada bocoran tentang ilustrasi macam apa yang akan dibutuhkan untuk chapter berikutnya di situs web Ickabog. Aku ingin melihat imajinasi yang bermain dengan liar! Kreatifitas, daya cipta dan usaha keras adalah hal-hal yang terpenting, bukan bakat yang bersifat teknis!" terang J.K. Rowling.

Penerbit akan menentukan mana yang akan menjadi ilustrasi terbaik untuk edisi terbaru mereka, dan Rowling tidak akan menilai gambar-gambar yang ia terima secara personal.

Meski demikian, Rowling mengaku akan sangat tersanjung jika orangtua di seluruh dunia berminat mengunggah gambar hasil kreasi anak-anak mereka di Twitter dengan menyertakan tagar #TheIckabog.

J.K. Rowling juga akan mendonasikan royalti dari kepenulisan The Ickabog, setelah terbit nanti, untuk membantu pihak-pihak yang terdampak Covid-19. (*)

 

Related Articles
Hobi
J.K. Rowling Rilis Tampilan Sampul Novel Terbarunya, 'The Ickabog'

Entertainment
Rupert Grint Ungkap Bagaimana Film ‘Harry Potter’ Membentuk Dirinya Saat Ini

Interest
Dukung Belajar Di Rumah, J.K. Rowling Buka Lisensi 'Harry Potter'