Current Issues

AstraZeneca Siap Produksi Jutaan Vaksin Potensial Covid-19 Mulai September

Dwiwa

Posted on May 22nd 2020

Raksasa obat-obatan AstraZeneca mengumumkan pihaknya telah siap menyediakan vaksin untuk Covid-19 mulai September. Perusahaan tersebut telah menandatangani kesepakan untuk memproduksi sekitar 400 juta dosis vaksin, yang dikembangkan oleh Oxford University.

Dilansir dari BBC, AstraZeneca mengklaim mampu memproduksi satu miliar dosis vaksin AZD1222 dalam tahun ini dan tahun depan. Saat ini, vaksin masuk tahap uji coba awal.

AstraZeneca menyadari jika mungkin saja vaksin yang ditujukan untuk melawan coronavirus tersebut tidak bekerja. Namun mereka berkomitme untuk terus mengembangkan formulasi vaksin tersebut. 

Harapan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 memang tidak terlalu tinggi. Sebab, para ilmuwan telah memperingatkan jika vaksin tersebut, jika ada, mungkin tidak memberikan kekebalan penuh. Bahkan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyebut jika vaksin mungkin tidak pernah ditemukan.

Terlepas dari hal tersebut, penelitian secara intensif terus dilakukan. Sekitar 80 kelompok di dunia bekerja untuk menemukan kemungkinan vaksin yang efektif melawan Covid-19. AstraZeneca sepertinya akan memproduksi vaksin potensial tersebut di lebih dari satu negara.

Pemerintah Inggris dan Amerika Serikat memberikan dukungan penuh demi mempercepat perkembangan vaksin. Dikatakan juga jika saat ini mereka tengah berdiskusi dengan Serum Institute di India dan beberapa mitra potensial lain untuk meningkatkan produksi dan distribusi.

Sepesifiknya, disebutkan sudah ada lebih dari USD 1 miliar dana masuk dari US Biomedical Advanced Research and Development Authority (BARDA) untuk pengembangan, produksi, dan pengiriman vaksin.

CEO AstraZeneca Pascal Soriot menggambarkan pandemi coronavirus sebagai tragedi global dan tantangan untuk semua orang. “Kita harus mengalahkan virus ini bersama," katanya. Jika tidak, pandemi ini akan meninggalkan dampak sosial dan ekonomi jangka panjang di seluruh negara di dunia. (*)

 

Related Articles
Current Issues
WHO Resmi Sebut Coronavirus Berasal dari Hewan, Bukan Kebocoran Laboratorium

Current Issues
Jadi Orang Pertama yang Divaksin Covid-19, Perempuan Ini Bagikan Pengalaman

Current Issues
Cara Cerdas Menghindari Corona Versi Ahli Penyakit Menular Amerika Serikat