Lifestyle

Girls, Kopi Juga Bisa Bantu Hilangkan Lemak Perut loh! Begini Penjelasannya

Laili Fajry

Posted on May 17th 2020


(freedesignfile)

Seringkali kita memilih ngopi jika sedang suntuk dan membutuhkan mood booster. Namun, ternyata, kopi punya manfaat lebih. Terutama bagi kalian para ladies

Sebuah penelitian menyatakan bahwa perempuan yang menikmati dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki lebih sedikit lemak tubuh daripada mereka yang minum lebih sedikit atau tidak sama sekali.

Penyebabnya, kopi mengandung senyawa dengan sifat anti-obesitas yang menyebabkan persentase total lemak tubuh menurun. Pola ini terlihat pada wanita dari segala usia, terlepas dari apakah kopi itu berkafein atau tanpa kafein (decaf coffee).

Dikutip dari Dailymail, perempuan berusia antara 20 tahun hingga 44 tahun dan minum dua atau tiga cangkir kopi per hari memiliki 3,4 persen lebih sedikit lemak perut, dibandingkan dengan yang bukan peminum kopi. 

Sedangkan perempuan berusia antara 45 tahun hingga 69 tahun yang minum empat cangkir atau lebih sehari memiliki 4,1 persen lebih sedikit lemak di perut mereka.

Secara keseluruhan para ilmuwan di Inggris menemukan fakta bahwa persentase rata-rata lemak di tubuh perempuan peminum kopi dari segala usia (peminum 2-3 cangkir sehari) adalah 2,8 persen lebih rendah.

Sementara bagi pria, kopi juga memiliki efek positif meskipun jauh lebih sedikit. Pria berusia antara 20 tahun hingga 44 tahun yang minum dua cangkir atau lebih per hari memiliki 1,3 persen lebih sedikit lemak tubuh daripada peminum non-kopi.

Berdasarkan data di AS yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, kopi bisa menjadi bagian penting dari diet sehat dan dapat membantu memerangi obesitas.

Penulis utama studi itu, Dr. Lee Smith dari Anglia Ruskin University, mengungkapkan, penelitiannya menunjukkan bahwa mungkin ada senyawa bioaktif dalam kopi selain kafein. Senyawa itulah yang mengatur berat badan dan yang berpotensi digunakan sebagai senyawa anti-obesitas.

“Bisa jadi kopi, atau bahan-bahannya yang efektif, dapat diintegrasikan ke dalam strategi diet sehat untuk mengurangi beban kondisi kronis yang terkait dengan obesitas,” ucap Dr. Lee Smith.

Sebagai info tambahan, para ahli menyarankan agar persediaan kopi instan disimpan dalam wadah yang lebih kecil agar rasa dan aromanya lebih lama. Martin Isark, dari situs web “Can I Eat it?”  mengatakan, aroma seperti kopi berumur pendek.

"Setelah beberapa hari, bahkan kopi instan terbaik pun lebih hambar dan tawar," ujar Isark.  Dia menyarankan untuk membeli stoples yang tidak lebih besar dari 50g hingga 100g.

Nah, apakah kalian mempertimbangkan mulai minum kopi setiap hari untuk diet gratis? Yang penting, minum kopinya tanpa gula dan susu ya. Karena tambahan gula dalam kopi justru menambah kalori dan menyebabkan obesitas.

Selamat ngopi. Ups, untuk kalian yang puasa nunggu buka dulu ya. (*)

Artikel Terkait
Lifestyle
Minuman Ini Bisa Bikin Lemak Visceral Menumpuk dan Sebabkan Penyakit Serius Loh

Interest
Anak Semarang, Jangan Ngaku Coffee Addict Kalau Belum Ke Sini!

Lifestyle
Rahasia Diet Legenda NBA Shaquille O’Neal yang Punya ABS Lagi Setelah 15 Tahun