Tech

Begini Cara TikTok Dapat Keuntungan dari Penggunanya

Kezia Kevina Harmoko

Posted on May 6th 2020

 

Sekarang ini, TikTok dengan segala kontroversinya sudah punya tempat tersendiri di hati para penggunanya. Kadang kita sampai lupa waktu kalau ngescroll timeline TikTok kan? Video yang disajikan terasa cocok untuk berbagai kalangan dan bikin jadi pengin terus mantengin aplikasi satu ini.

Itu baru nonton videonya doang lho. Pasti pengin juga ngikutin gerakan lagu Say So-nya Doja Cat atau bersusah payah belajar gerakan lagu Renegade. Sensasinya memang bikin pengin coba terus deh!

Belum lagi ada fitur hashtag yang menampilkan challenge yang lagi hits. Kita seakan tersihir untuk segera ikutan juga.

 

Ada tuh yang susun-susun meses di roti-- (TikTok)

 

Apa lagi di masa pandemi seperti sekarang. Banyak masyarakat yang mungkin bingung mau ngapain karena terlalu lama di rumah. Jadinya pengin coba sesuatu yang baru. Salah satunya TikTokan! Belum lagi InstaStory kita yang diwarnai video asyik dari TikTok. Langsung deh install, terus ikutan pamer di InstaStory juga.

Keseruan TikTok ini juga menarik para figur publik nih. Banyak banget artis dunia atau Indonesia yang merambah ke dunia pertiktokan. Sebut aja penyanyi ternama Rossa, beauty influencer Cindercella, dan banyak lagi.

 

Lagu "Bagaikan Langit" sempat viral nih!

 

Dilansir dari CNN, TikTok sudah diunduh lebih dari 315 juta kali selama bulan Januari hingga Maret. Jumlah besar itu nggak pernah lho dialami oleh aplikasi lainnya. Bahkan sekarang TikTok diperkirakan sudah diunduh lebih dari 2 milliar kali!

TikTok berhasil menggandakan jumlah unduhannya hanya dalam waktu lima belas bulan.

Jumlah unduhan yang besar pastinya juga menandakan ada perputaran uang yang besar dong. Walaupun TikTok nggak punya sistem monetize seperti YouTube, cukup banyak brand yang mengiklankan produk mereka di aplikasi ini.

Brand tentunya tertarik dengan traffic TikTok yang tinggi sehingga harapannya produk mereka bisa mendapat keuntungan lebih.

 

Iklan di TikTok

 

Challenge bersponsor di TikTok

 

Tentunya dari iklan ini TikTok bisa mendapat keuntungan yang nggak kecil ya! Pengguna TikTok juga bisa lho mendapat bagian dari adanya iklan ini. Tapi harus jadi seleb TikTok alias punya banyak followers dan like dulu ya—

Iklan di TikTok umumnya berbentuk banner tentang produk yang ditampilkan saat kita membuka aplikasi TikTok atau berupa challenge TikTok itu sendiri. Kalau berbentuk challenge dan banyak seleb TikTok yang ikutan, pasti deh menarik banyak orang untuk ikutan challenge itu. Makin tersebar deh pesan sponsornya, trik marketing yang oke banget kan?

TikTok juga punya sisi sosial yang dermawan lho. Di beberapa negara TikTok sudah menambahkan fitur donasi sehingga para penonton video TikTok bisa berdonasi untuk melawan coronavirus.

Sayangnya fitur ini belum ada di Indonesia nih. Tapi aplikasi TikTok sendiri sudah menyumbang Rp100 Miliar untuk penanganan Covid-19 di Indonesia lho.

Secara nggak langsung para pengguna TikTok punya andil lho terhadap uang miliaran itu. Bisa membantu sesama kan hanya dari TikTokan? Nah, lanjutkan dulu deh main TikTok-nya. Jangan lupa mainnya di rumah aja, biar penyebaran coronavirus bisa cepat selesai.

Rutin cuci tangan dan selalu jaga kesehatan ya Kalau bisa, bikin TikTok tentang pencegahan coronavirus juga deh, biar bisa mengedukasi orang lain juga! (*)

Related Articles
Tech
TikTok Rilis Stiker Untuk Galang Donasi, Target Raih Rp 153,5 M pada Akhir Mei

Tech
TikTok Rilis Duet Green Screen, Kita Bisa Muncul di Dalam Video yang Diduetin

Current Issues
Kasus Masih Tinggi, Ketua Satgas Covid-19 Minta Libur Natal-Tahun Baru di Rumah