Interest

Jangan Terkecoh, Foto Ini Buktikan Mudahnya Membuat Berita Palsu Lewat Fotografi

Dwiwa

Posted on May 6th 2020

Proyek yang dibuat kantor berita foto Denmark, Ritzau Scanpix baru-baru ini cocok banget buat kalian yang gampang kemakan hoaks. Yup, kantor berita itu membuat proyek fotografi untuk menunjukkan betapa mudahnya menciptakan kebohongan lewat sebuah angle foto.

Proyek tersebut dikerjakan oleh para fotografer Ritzau Scanpix, di antaranya Philip Davali dan Olafur Steinar Rye Gestsso. Mereka menunjukkan pada kita bagaimana sudut dan perspektif, secara sadar atau tidak, dapat memanipulasi penonton dan mengarahkan pada berita palsu.

Ide ini muncul akibat banyaknya perdebatan tentang apa yang kita lihat, bahkan ditulis baru-baru ini, tentang foto yang memperlihatkan orang-orang yang diduga mengabaikan pedoman physical distancing saat pandemi Covid-19. Misalnya serangkaian foto orang mengantre di atas. Atau foto pasangan yang duduk di bangku-bangku taman itu.

Dikutip dari PetaPixel, sebagai agen foto Ritzau Scanpix selama ini banyak memasok gambar soal coronavirus. Nah, mereka tak ingin memberikan foto yang bisa menimbulkan misspersepsi, bahkan bisa jadi hoaks. 

Scanpix’s Editorial Manager Kristian Djurhuus mengatakan, mereka merasa perlu membuat proyek itu agar para fotografernya juga lebih berhati-hati dalam mengambil angle foto agar tak menimbulkan salah tafsir. 

Sudut dan perspektif dapat dengan mudah --dan secara tidak sadar-- menunjukkan informasi yang salah. Dan dampaknya bisa memicu kemarahan. Pada akhirnya, hal ini dapat menyebabkan ketidakpercayaan total pada fotografi itu sendiri.

Berikut beberapa foto dengan obyek sama yang diambil lewat angle berbeda. Hasilnya bisa menimbulkan perbedaan persepsi pula.(*)

 

Artikel Terkait
Tech
WhatsApp Luncurkan Fitur Baru, Mungkinkan Pengguna Lacak Kebenaran Pesan

Current Issues
Menghirup Bubuk Jahe Sembuhkan Omicron? Hoaks!

Current Issues
Pelacakan Kontak Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Rendah, Apa Sebabnya?