Current Issues

Mirip Generasi Pertama, Ilmuwan Temukan Jenis Sel Tubuh yang Rentan SARS-Cov-2

Dwiwa

Posted on April 26th 2020

Satu kabar baik lagi muncul dari para ilmuwan ditengah situasi yang tidak menentu seperti ini. Baru-baru ini, mereka mengumumkan jika jenis sel yang rentan terhadap virus SARS-CoV-2 (penyebab Covid-19) ini telah ditemukan. Jenis sel tersebut rupanya mirip dengan apa yang diserang oleh virus corona penyebab SARS pada tahun 2000-an silam.

Mirip dengan generasi pertama, SARS-CoV-2 ini juga menginfeksi sel dengan memanfaatkan reseptor angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2) yang membantu virus untuk terikat pada sel dan enzim yang disebut Tipe II transmembran serine protease (TMPRSS2) yang berperan sebagai perantara infeksi sel.

Penemuan ini membawa para peneliti dapat mengetahui sel-sel yang ditargetkan oleh SARS-CoV-2 untuk diserang. Sel-sel target tersebut disebutkan berada di dalam saluran pernafasan dan jaringan usus yang mengekspresikan ACE2 dan TMPRSS2.

Secara biokimia, peran protein tersebut telah dikonfirmasi. Hal ini membuat para ilmuwan mulai dapat melihat apakah gen tersebut ada di dalam data kami. “Kami benar-benar berada di posisi yang bagus untuk mulai melakukan investigasi sel mana yang sebenarnya ditargetkan,” ujar imunologis di Boston Children Hospital, Jose Ordovas-Montanes seperti dikutip dari Science Alert.

Dalam penelitian multi-institutional berskala besar, para peneliti mencari secara teliti berbagai data urutan RNA, mengumpulkan informasi untuk ribuan jenis sel yang berbeda pada manusia, primata bukan manusia, dan tikus. Khususnya pola ekspresi gen untuk ratusan tipe sel di paru-paru, hidung, dan usus, yaitu area tubuh yang diketahui menjadi tempat persembunyinya SARS-Cov-2.

“Meskipun data ini tidak secara khusus didesain untuk mempelajarai (SARS-Cov-2), semoga saja dapat menjadi lompatan untuk mengidentifikasi beberapa hal yang mungkin berkaitan,” jelas fisikawan kimia Alex Shalek dari MIT.

Dari hasil analisis yang dilakukan, terungkap jika hanya sebagian kecil sel pernafasan dan usus manusia yang dapat mengekspresikan ACE2 dan TMPRSS2. Setidaknya, ada tiga buah sel yang teridentifikasi.

Pertama adalah sel paru yang disebut type II pneumocytes (yang membantu menjaga kantung udara dan dikenal sebagai alveoli). Kedua, sel pada saluran pencernaan yang disebut enterosit (membantu tubuh menyerap  nutrisi). Dan yang terakhir adalah sel piala (goblet) yang berfungsi mengeluarkan lendir pada saluran hidung.

Para peneliti pun menyebut jika ditemukannya tipe sel yang menjadi target akan sangat membantu di masa depan. Termasuk diantaranya adalah penelitian dalam mengembangkan antivirus potensial untuk melawan pandemi.

Selain sel target, para peneliti juga menemukan teka-teki membingungkan. Keluarga protein imun tubuh yang disebut interferon justru menstimulasi gen ACE2 yang memproduksi ACE2, reseptor yang digunakan oleh virus untuk menempel pada sel.

Padahal seharusnya, protein ini bekerja membantu tubuh memerangi infeksi. Meski belum diketahui penyebabnya, tetapi ini berarti jika salah satu mekanisme sistem pertahanan tubuh kita dalam melawan patogen justru mendukung SARS-Cov-2.

Jika memang demikian, ini bisa menjadi contoh dari adaptasi evolusi yang licik. Tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apa yang sedang terjadi. “Ini bukan satu-satunya.  Ada banyak contoh virus corona dengan jenis berbeda ataupun virus lain yang menargetkan interferon sebagai cara untuk masuk ke dalam sel. Dengan kata lain, ini adalah respon inang yang paling bisa diandalkan,” ujar Jose. (*)

Related Articles
Current Issues
Ini yang Terjadi Saat Coronavirus Masuk Tubuh Manusia

Current Issues
Banyak yang Sembuh Lalu Positif Lagi, Bisakah Kita Tertular Covid-19 Dua Kali?

Current Issues
Begini Cara Negara Paling Sehat di Dunia Melawan Coronavirus