Interest

Cara Membuat Pelindung Wajah Praktis, Unduh Polanya dari Desainer Jepang ini

Delya Oktovie Apsari

Posted on April 23rd 2020

(Fast Company)

 

Selain masker, pelindung wajah atau face shield berbahan plastik juga bisa melindungi diri kita dari coronavirus COVID-19, lho!

Sama seperti masker kain yang mudah dibuat di rumah, pelindung wajah sebenarnya juga bisa kita ciptakan sendiri. Apalagi, desainer asal Jepang ini menggratiskan desain pola pelindung wajahnya, yang bisa diunduh kapan saja dan di mana saja!

Dilansir dari Fast Company, desainer bernama Tokujin Yoshioka tersebut membuat pola desain pelindung wajah yang mudah diikuti. Polanya bisa diunduh di sini.

 

 

Yoshioka adalah desainer ternama di Jepang yang mendesain obor Olimpiade Tokyo 2020. Beberapa karyanya menjadi koleksi permanen di museum dunia, seperti Museum of Modern Art (MoMA), Le Centre national d’art et de culture Georges-Pompidou (Centre Pompidou) di Paris, serta Victoria and Albert Museum di London.

 

Tokujin Yoshioka (kiri)  dan Ambassador Torch Relay Tadahiro Nomura memperkenalkan obor Olimpiade 2020 Tokyo, Rabu (20/3/2019). (AFP)

 

Bahan plastik yang digunakan Yoshioka sebagai pelindung wajah adalah PVC transparan. Pelindung wajah seperti ini sangat direkomendasikan, karena bisa melindungi mata, hidung dan mulut kita. Seperti diketahui, seseorang bisa terjangkit coronavirus COVID-19 bila droplet yang mengandung virus tersebut masuk ke mata, hidung maupun mulut.

 

Cara membuat pelindung wajah ala Yoshioka:

1. Siapkan kertas A3, printer, gunting, lem dan kacamata
2. Print pola yang sudah disediakan oleh Yoshioka di sini. Lalu gunting mengikuti pola.
3. Manfaatkan kertas pola ini sebagai acuan untuk membentuk PVC. Taruh kertas pola di atas PVC, gunting PVC mengikuti bentuk kertas tersebut.
4. Setelah PVC selesai digunting dan polanya sesuai dengan contoh, tempelkan ke kerangka kacamata menggunakan lem.

 

 

Karena sifat coronavirus COVID-19 yang mudah menular, masyarakat diwajibkan untuk melindungi diri mereka ketika meninggalkan rumah.

Opsi yang paling mudah dan sering ditawarkan adalah penggunaan masker. Namun, masker medis diutamakan untuk para petugas kesehatan. Sedangkan masyarakat umum diminta untuk mengenakan masker kain.

Masker kain sendiri tidak seefektif masker medis dan N95. Sehingga, pelindung wajah bisa menjadi pilihan. Ahli epidemiologi rumah sakit di Iowa menyebut pelindung wajah seperti yang dibuat Yoshioka, adalah solusi yang lebih baik karena bisa menutupi area wajah lebih luas, dan pemakai juga susah menyentuh wajah mereka.

“Yang paling penting, pelindung wajah ini tahan lama, dapat dibersihkan setelah digunakan, digunakan kembali berulang kali, dan bagi banyak orang, pelindung wajah dirasa lebih nyaman daripada masker wajah. Karena pelindung wajah ini dapat digunakan kembali [...] dan saat ini, persediaan masker wajah semakin terbatas,” tulis Dr. Michael Edmond dan Dr. Daniel Diekema, spesialis penyakit menular di Iowa. (*)

Baca juga:
-Cara Membuat Masker Kain Tanpa Jahit ala Influencer Brittany Xavier
-Cara Membuat Masker Kain dari Kaus Tanpa Jahit, Gampang Banget!
-Cara Membuat Masker Kain Tanpa Jahit ala CDC Amerika: Cuma Butuh Waktu 30 Detik!
-Biar Aman, Terapkan Cara Berikut Saat Mendesinfeksi Masker Kain Hingga N95

Artikel Terkait
Interest
Keren! Pemerintah Indonesia akan Produksi 16 Ribu APD Tiap Hari

Current Issues
iShield? Apple Mulai Produksi Pelindung Wajah untuk Tenaga Medis

Interest
Coronavirus Makin Mewabah, Solidaritas Dukung Tenaga Medis Kian Menggema