Interest

Siap-siap, Jawa Timur Bakal Mulai Terapkan PSBB Akhir April

Dwiwa

Posted on April 22nd 2020


Kodam Jaya

Jumlah wilayah yang disetujui untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala BesarĀ (PSBB) kembali bertambah. Kali ini, giliran Jawa Timur yang mendapatkan lampu hijau untuk melaksanakan kebijakan dalam rangka pencegahan corona virus disease 2019 (Covid-19) tersebut.

Meski begitu, tidak semua wilayah di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa ini akan menerapkan PSBB. Hanya ada tiga wilayah yang baru disetujui oleh menteri kesehatan, yakni Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

Keputusan ini diambil setelah dilakukan kajian epidemiologis terhadap ketiga wilayah tersebut. Hasilnya, terdapat peningkatan persebaran kasus yang signifikan di tiga kabupaten/kota terkait. Daerah juga dianggap telah siap dalam aspek sosial, ekonomi, dan aspek lainnya untuk mendukung efektivitas PSBB.

Meski sudah disetujui, pelaksanaan PSBB di tiga wilayah tersebut tidak akan langsung dilakukan. Hal ini untuk memberikan waktu sosialisasi kepada masyarakat agar pelaksanaan bisa berjalan dengan lebih efektif. Gubernur Jawa Timur, Khofifah, menyebut jika kebijakan ini akan mulai diterapkan akhir April.

Berbagai persiapan pun mulai dilakukan di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Di Surabaya misalnya. Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyebut jika sejatinya kota Pahlawan ini sudah menerapkan beberapa aturan PSBB di wilayahnya.

Anjuran untuk selalu memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak minimal satu meter, tidak berjabat tangan, tidak berkerumun, hingga menerapkan etika batuk sudah dilakukan. Namun dengan adanya penerapan PSBB, aturan ini akan lebih dipertegas.

Sementara di Sidoarjo, pemerintah daerah masih belum memutuskan apakah akan diberlakukan di seluruh wilayah atau hanya di 14 kecamatan yang sudah memiliki kasus positif. Sejalan dengan Surabaya, Sidoarjo juga akan mempertegas himbauan yang selama ini sudah dilakukan.

Misalnya saja aturan untuk penggunaan masker setiap kali warga keluar rumah. Agar semua warganya patuh, Sidoarjo pun berencara mencukupi kebutuhan masker mereka. Selain itu, akan ada penambahan anggaran Rp 84 miliar sebagai persiapan untuk menangani Covid-19.

Sedangkan di Gresik, kemungkinan hanya akan melaksanakan PSBB di tujuh kecamatan yang masuk zona merah. Pemerintah kabupaten Gresik juga sudah memperhitungkan dampak dari penerapan PSBB ini pada beberapa aspek dan berusaha memastikan agar warga tetap bisa makan selama pelaksanaannya.

Himbauan memakai masker saat keluar rumah yang selama ini sudah ditetapkan juga semakin dipertegas. Jika melanggar, masyarakat akan mendapatkan sanksi tegas. Ada pula penjagaan di daerah perbatasan sebagai upaya tambahan untuk memutus rantai Covid-19.

Rancangan peraturan gubernur tentang penerapan PSBB di Jawa Timur sendiri sudah selesai dibuat dan tinggal menunggu rancangan perbup dan perwali yang akan dipresentasikan hari ini (22/4). Selain itu, akan ada pembahasan mengenai dampak sosial kawasan PSBB dan juga sanksi yang akan diberlakukan.

Menurut Khofifah, peraturan yang dibuat bupati, walikota, dan gubernur juga harus diselaraskan terlebih dahulu baru setelah itu akan ditandatangani. Kemudian, akan ada sosialisasi tiga hari kepada masyarakat tentang penerapan PSBB sebelum akhirnya dilaksanakan pada akhir April mendatang.(*)

Artikel Terkait
Interest
Jokowi Resmi Larang Mudik, Siap-Siap Kena Sanksi Jika Masih Nekat

Current Issues
Belum Melandai, Daerah-Daerah Ini Alami Lonjakan Covid-19 yang Signifikan

Interest
Kerahkan Pocong hingga Robot Demi Pastikan Warga Berdiam di Rumah