Interest

Hendak Menikah via Zoom? Hal-Hal Ini Harus Diperhatikan

Ahmad Redho Nugraha

Posted on April 20th 2020

Imbauan stay at home gara-gara Covid-19 yang sudah sebulan berjalan membuat banyak orang beradaptasi. Gaya hidup, mau tidak mau, mengalami perubahan. Termasuk juga rencana-rencana masa depan. Pesta pernikahan misalnya. 

Beberapa orang, memilih menunda pernikahan agar momen istimewa itu tetap bisa dihadiri keluarga dan teman terdekat. Sebagian lagi, tetap jalan terus. Tapi karena ada social distancing, pernikahan dilangsungkan dengan bantuan teknologi. 

Sekarang ini, pernikahan virtual banyak dilakukan warga Amerika Serikat (AS). Mempelai mengundang keluarga atau teman untuk hadir dalam pernikahannya via aplikasi atau situs video-conference seperti Zoom.

Baru-baru ini, Gubernur New York Andrew Cuomo mengumumkan dukungannya terhadap pelaksanaan pernikahan virtual tersebut. "Kami tengah membentuk panitia eksekutif untuk melayani pengurusan surat pernikahan resmi secara remote, dan mengusahakan petugas untuk mengesahkan pernikahan via video-conference," ujarnya lewat sebuah tweet.

Sebenarnya gimana sih rasanya prosesi pernikahan yang dilakukan secara virtual? Apakah tetap terasa sakral dan khidmat?

Lena Turkheimer adalah salah seorang mahasiswi kedokteran di AS yang melaksanakan proses pernikahan secara virtual. Dia menikah dengan Mark Owen di halaman rumah orang tua Turkheimer di Charlottesville, Virginia. Mereka mengucapkan janji sehidup semati disaksikan 75 orang, termasuk penghulu, yang terkoneksi via Zoom.  

Acara sempat terkendala audio karena mereka menggunakan speaker dengan transmisi bluetooth. "Saat kami mematikan speaker di pertengahan acara, barulah para undangan dapat mendengarkan ucapan kami dengan lebih jelas. Kupikir speaker bluetooth kurang cocok untuk menghantarkan suara kami dengan jelas kepada para hadirin," ujar Turkheimer.

Turkheimer menyarankan siapapun yang hendak melakukan pernikahan via Zoom untuk latihan dulu. Ini untuk mengecek kendala teknis yang mungkin timbul. Termasuk uji coba audio. "Kami sangat terbantu karena panitia teknis acara kami juga bertindak sebagai co-host (di Zoom), sehingga mereka bisa mematikan suara peserta lain dan memastikan acara kami berlangsung mulus."

Sebagai salah seorang yang pertama kali menyelenggarakan pernikahan virtual, Turkheimer mengatakan bahwa pernikahannya dengan Owen tidak kekurangan makna sama sekali hanya karena tidak digelar secara 'normal'. "(Pernikahan ini) membuat kami lebih berfokus pada apa yang seharusnya lebih kami pikirkan (tentang sebuah pernikahan)!"

Baca juga: Serunya Nikah Online ala 5 Pasangan Ini. Tetap Meriah meski via Dunia Maya

Artikel Terkait
Current Issues
Dukung Penanganan Covid-19, Pabrik Tesla di Buffalo Kembali Produksi Ventilator

Interest
Sering Pesan Makan dan Belanja Online Saat Self-qurantine? Ikuti 4 Tips Ini

Interest
Bagaimana Covid-19 Dapat Berujung Menjadi Stroke?