Interest

Sering Kena "Zoombomb" Saat Pakai Aplikasi Zoom? Ikuti 5 Tips Berikut Ini

Ahmad Redho Nugraha

Posted on April 20th 2020

Sejak Stay at Home digalakkan untuk memutus penyebaran Coronavirus, semua orang berusaha menemukan cara terbaik untuk melakukan segala aktivitas secara remote. Baik itu kuliah, sekolah, bekerja, bahkan berbelanja.

Bagi mereka yang membutuhkan tatap muka, video-conference menjadi teknologi andalan mereka. Salah satu aplikasi video-conference yang belakangan ini sedang naik popularitasnya adalah Zoom. 

Meski dinilai efisien, belakangan aplikasi Zoom menarik perhatian dari banyak jurnalis dan peneliti karena isu privasi dan keamanannya. Salah satunya adalah kemungkinan siapa pun untuk melakukan "zoombomb". Itu adalah istilah bergabung ke dalam sebuah ruang video conference tanpa diundang dan mengganggu video chat tersebut.

Zoom bukan satu-satunya aplikasi video-conference yang dipermasalahkan banyak orang. Houseparty, aplikasi video-conference lainnya juga baru-baru ini dituntut karena diduga memfasilitasi peretasan akun Netflix secara gratis karena protokol keamanannya yang longgar.

Houseparty pun menyanggah bahwa peretasan tersebut ada hubungannya dengan penggunaan aplikasi mereka, serta menawarkan USD 1 juta untuk siapapun yang bisa membuktikan jika mereka bersalah.

Pekan lalu, CEO Zoom, Eric Yuan menyatakan bahwa Zoom akan menunda update aplikasi mereka untuk memperbaiki isu keamanan di aplikasi mereka dan meminta waktu 90 hari untuk melakukannya.

Zoombomb memang sangat gampang dilakukan siapapun. Biasanya orang usil yang akan melakukan Zoombomb akan melakukan pencarian Google dengan menyertakan keyword "zoom.us". Dari sana biasanya mereka dapat menemukan link yang mengarah ke link videochat room yang tidak diproteksi. Selain itu, link untuk mengakses meeting terbuka juga dapat ditemui di banyak situs dan media sosial milik beberapa perusahaa atau organisasi.

Meski untuk sekarang tidak ada jaminan bahwa meeting kamu tidak akan diganggu oleh orang iseng, ada beberapa tips dan trik untuk meningkatkan privasimu saat menggunakan Zoom. Apa aja itu?

Ubah Beberapa Peraturan Zoom

Terdapat beberapa peraturan dasar aplikasi Zoom yang bisa kamu sesuaikan sebelum memulai sebuah meeting online

1. Jangan gunakan Personal Meeting ID untuk meeting yang akan kamu hadiri. Gunakan per-meeting ID yang bisa dipakai untuk satu meeting saja. Jika kamu tidak tahu caranya, Zoom menyediakan tutorial untuk mendapatkan meeting ID secara random.

2. Aktifkan fitur waiting room, sehingga saat rapat, kamu bisa melihat siapa saja yang hendak bergabung sebelum mereka diizinkan masuk ke dalam video-conference yang kamu adakan. Beberapa biang kerok yang suka melakukan zoombomb masih bisa mengakali fitur ini, tapi setidaknya dengan waiting room, kamu bisa menghalangi mereka untuk beberapa saat. Untuk mengaktifkan fitur ini, pilih menu account management, kemudian pilih account settings. Klik meeting, lalu klik waiting room.

3. Non-aktifkan beberapa pilihan, termasuk join before host yang membuat peserta meeting lain dapat bergabung duluan sebelum orang yang menyelenggarakan meeting. Matikan pula fitur screen-sharing bagi peserta lain, serta fungsi remote control. Terakhir, matikan juga semua fitur transfer file, annotation dan autosave untuk chat.

Sebagian fitur di atas dapat dimatikan dengan mengklik ikon berbentuk gear yang ada di pojok atas kanan saat kamu login ke Zoom, kemudian memilih menu disana. Khusus untuk mematikan fitur screen-sharing, pilih menu host controls di bagian bawah layar, klik tanda panah di sebelah share screen, klik Advanced Sharing Options. Pilih Who can share?, lalu klik Only Host dan tutup jendelanya.  

4. Setelah meeting online dimulai dan semua peserta sudah bergabung, kunci meeting itu dari orang luar dan tunjuklah setidaknya dua orang peserta meeting untuk menjadi co-host alias asisten meeting. co-host dapat membantu mengendalikan situasi jika ada orang lain yang masuk ke dalam meeting.

Untuk menunjuk co-host, klik ikon Setting lagi, pilih meeting, kemudian aktifkan co-host. Jika Zoom menanyakan soal verifikasi, klik turn on.

5. Jika masih ada orang asing yang masuk ke dalam meeting online-mu di Zoom saaat meeting sedang berlangsung, klik menu mute all controls di bagian participant list. Itu akan membuat pengganggu meeting tersebut tidak bisa menggunakan mikrofon perangkatnya untuk menginterupsi audiomu.(*)

Artikel Terkait
Interest
Kamu Sekarang Bisa Unduh Ribuan E-book Gratis dari Perpustakaan Kota Sydney!

Tech
Zoom Cabut Batas Video Call 40 Menit Selama Liburan Natal dan Tahun Baru

Tech
Twitter Berlakukan WFH Permanen untuk Karyawannya