Entertainment

Lauv Rilis Video Musik 'Modern Loneliness', Maknanya Relatable Banget!

Kezia Kevina Harmoko

Posted on April 18th 2020

 

Setelah Maret lalu rampung merilis album 'How I’m feeling', Lauv kembali merilis video musik untuk lagu 'Modern Loneliness' di 16 April kemarin. Lagu yang menjadi favorit Lauv di album terbarunya ini sebelumnya sudah dirilis dengan video sederhana. Lauv melantunkan lirik dengan ekspresi galau.

Karena lagi masa social-distancing nih, Lauv membuat video musiknya dengan konsep screen-record. Pastinya karena dunia nyata yang kita tempati sekarang sedang mengalami pandemi coronavirus, kita jadi lebih aktif di dunia maya kan? Sama deh seperti Lauv. Seisi video musik diisi dengan kegiatannya di dunia maya.

Baru bangun tidur, benda pertama yang dicari pasti ponsel. Scroll Instagram, nungguin likes foto bertambah, baru deh mandi.

 

Setelah Instagram beralih ke Twitter. Ngetweet, cek semua balasannya, scroll-scroll lagi—

 

Eh tiba-tiba ada notifikasi dari catatan pengingat. Banyak banget to-do-list yang harus dilakukan hari ini. Salah satunya meditasi.

Lauv ternyata pakai aplikasi CALM lho. Aplikasi ini bisa buat belajar meditasi lengkap dengan arahan dan music yang menenangkan. Eh, di tengah-tengah meditasi, ada notifikasi chat baru, notifikasi Instagram, notifikasi ini, itu—

 

Buyar deh meditasinya. Jadi penasaran dan ngescroll Instagram lagi. Bosan ngescroll, ngelive Instagram aja deh! 

 

Ngelive selesai, pindah ke TikTok.

 

TikTok selesai, pindah ke YouTube.

 

Eh ada notifikasi Snapchat.

 

Pasti ada dong yang kesehariannya kayak video musik Lauv satu ini. Seharian dipenuhi kegiatan yang sangat menyita waktu yaitu aktif di media sosial. Semua waktu kita tersita ke media sosial kita. Memang sih media sosial membuat kita terhubung ke banyak orang di seluruh penjuru dunia. Tapi sadar gak sih, walaupun bisa mengenal banyak orang di media sosial, kita tetap merasa kesepian?

Ini lah maksud lagu 'Modern Loneliness'. Di lirik chorus-nya, “Modern loneliness, we’re never alone, but always depressed”. Di zaman modern kayak sekarang, kita bisa aja “ditemani” banyak orang di media sosial, tapi apakah mereka mengenal kita secara mendalam? Apa mereka bisa menghibur kita kalau keadaan kita lagi gak baik?

Tentu jawabannya gak bisa. Media sosial memang menghilangkan jarak dunia, seakan semua orang hanya sedekat sentuhan jari. Tapi tetap aja. Dunia media sosial adalah dunia maya yang tetap maya, alias palsu, dan gak akan bisa menggantikan dunia nyata tempat kita hidup. Hanya orang di dunia nyata yang bisa mengusir kesepian yang mungkin kita rasakan.

Untungnya, di akhir video Lauv memilih untuk berinteraksi dengan orang di dunia nyata yang benar-benar mencintai dirinya yaitu orang tua! Gak ada deh yang bisa menggantikan kepedulian orang yang benar-benar kita kenal! Walaupun karena masa pandemi seperti sekarang jadi gak bisa ketemu langsung dan harus melalui gadget, tetap aja terasa lebih bermakna.

 

Jangan sampai deh media sosial mendistraksi kita dengan segala keasyikannya sampai kita lupa dengan dunia nyata. Bahkan ada penelitian yang menunjukkan bahwa semakin lama menggunakan media sosial, makin tinggi juga tingkat depresi yang dirasakan.

Apalagi di masa merebaknya coronavirus seperti sekarang. Jangan melulu buka media sosial ya! Tetap jaga kesehatan mental dan juga tubuh di masa sulit seperti sekarang. Menggunakan media sosial boleh, tapi jangan lupa sama lingkungan sekitar juga ya! (*)

Related Articles
Entertainment
7 Lagu Terbaik Lauv di Album 'How I'm Feeling'

Entertainment
Yuk Remake Video 'Miss Me'-nya Lauv, Mumpung Lagi di Rumah Aja!

Entertainment
Ariana Grande dan Justin Bieber Rilis ‘Stuck with U’