Interest

On This Day: 14 April 1912, Titanic Tabrak Gunung Es Sebelum Tenggelam

Delima Pangaribuan

Posted on April 14th 2020

 
Hari ini, tepat 108 tahun lalu, sebuah tragedi yang menjadi sejarah penting bagi dunia perkapalan terjadi. Tanggal 14 April 1912, menjelang tengah malam, salah satu kapal terbesar pada zamannya yakni Titanic menabrak gunung es di Samudera Pasifik. Hanya dalam waktu dua jam, kapal yang mengangkut ribuan orang itu pun tenggelam. 
 
Mengutip situs Britannica, Titanic lepas jangkar dari pelabuhan asalnya di Southampton, Inggris menuju ke New York, Amerika Serikat, pada 10 April 1912. Ini merupakan pelayaran perdana salah satu kapal Royal Mail Ship (RMS) buatan Harland and Wolff. Saudarinya ada Olympic dan Britannic. Olympic sudah memulai operasionalnya sejak pelayaran perdana Mei 1911. 
 

Titanic sebagai seri kedua diharapkan juga bisa sama seperti kesuksesan Olympic, dan bahkan lebih bagus lagi secara fisik. Keduanya sama-sama dirancang oleh Thomas Andrews dari Harland and Wolff. 
 
Untuk Titanic, dia membuat sebanyak 16 kompartemen di bagian bawah kapal yang ditujukan untuk menampung air. Siapa tahu, ada bagian bawah kapal yang bocor. Andrews melengkapi kompartemen itu dengan pintu baja yang akan membatasi masing-masing kompartemen dan bagian atas kapal. Supaya air nggak masuk ke atas kapal.
 
Bahkan, Titanic bisa tetap melaju seperti biasa meski empat kompartemen bawah di antaranya penuh sama air. Teknologi inilah yang sempat membuat orang-orang percaya bahwa Titanic nggak bisa tenggelam. 

 
Lantas, bagaimana Titanic akhirnya tenggelam?
 
Masalahnya ternyata justru ada pada stasiun radio dan menara pandang di atas. Jadi, operator radio Titanic yakni Jack Phillps dan Harrold Bridge sudah menerima pesan bahwa mereka akan melewati perairan yang banyak gunung esnya beberapa puluh kilometer di depan. Begitu masuk ke area tersebut, tugas mereka memastikan ada pesan masuk yang menunjukkan posisi gunung es di mana saja.
 
Ada sih pesan yang dikirimkan sama kapal Mesaba sekitar jam 9.40 malam. Tapi, pesan itu ternyata nggak pernah sampai ke radio Titanic. Ada lagi pesan dari kapal Californian yang bilang kalau mereka memutuskan berhenti karena terjebak di perairan dengan banyak gunung es. Pesan Calilfornian itu justru dianggap sebagai distraksi sama Titanic.
 
Titanic jalan terus. Dua petugas di menara pandang, Frederick Fleet dan Reginald Lee merasa kesulitan melacak adanya gunung es karena kondisi air yang menurut mereka lebih tenang dari biasanya. Sekitar jam 11.40 malam, barulah mereka menemukan ada gunung es. 
 
William Murdoch selaku perwira pertama di kapal itu langsung ambil tindakan dengan membanting setir ke arah kiri. Memang posisi kapal sudah berbelok, tapi karena jaraknya terlalu dekat sama gunung es itu, tetap saja bagian kanan kapal menabrak dan menyebaban kebocoran di lambung sebelah kanannya. Celakanya, yang bocor langsung lima kompartemen --lebih banyak dari standar keamanan empat kompartemen yang dijelaskan sebelumnya. 
 
Tindakan William Murdoch ini, menurut para peneliti, justru menjadi salah satu penyebab utama tenggelamnya Titanic. Menurut mereka seharusnya kerusakan kapal bisa lebih sedikit jika posisi kapal justru head to head dengan es. Setidaknya cuma bagian depan saja yang rusak dan air mungkin cuma masuk ke satu atau dua kompartemen bawah kapal saja. 
 
Titanic menghentikan mesinnya dan berusaha menyelematkan penumpang. Dengan jumlah sekoci yang nggak memadai, pada akhirnya cuma sekitar 700 penumpang saja yang berhasil selamat dari total 2.200 penumpang. 
 
Pas baru menabrak, Titanic langsung mengirimkan sinyal SOS dan diterima oleh beberapa kapal. Di antaranya Carpathia yang berjarak 107 kilometer dari titik tabrakan Titanic. Olympic juga menerima pesan SOS itu tapi posisi mereka terlalu jauh. California posisinya lebih dekat dibanding Carpathia, tapi mereka nggak menerima sinyal SOS Titanic karena mereka sedang berhenti dan radionya sedang dimatikan. 
 
Carpathia baru tiba di dekat lokasi kecelakaan Titanic 4-5 jam kemudian, sementara Titanic sudah benar-benar tenggelam dalam kurun waktu dua jam saja. (*)
Related Articles
Current Issues
On This Date: 2 April 1912, Titanic Mulai Diujicobakan di Laut

Interest
On This Date: 10 April 1912, Titanic Memulai Perjalanan Perdana Menuju Kematian

Interest
5 Sepatu Basket dengan Cerita Bersejarah Michael Jordan di NBA