Sport

Sebulan Mandek, NBA Mungkin Dilanjutkan Tanpa Penonton

Mauludy Chandra

Posted on April 12th 2020

Pelatih Oklahoma City Thunder, Donnie Strack berlari ke wasit sebelum pertandingan melawan Utah Jazz di Oklahoma City dimulai. Dia memberitahukan bahwa pemain Jazz Rudy Gobert positiv Covid-19. Semuanya syok. Pertandingan pun dibatalkan. Hari itu terjadi tepat sebulan lalu, 12 Maret 2020. Dan itulah hari terakhir penonton NBA bisa melihat pertandingan secara langsung.

"Ketika kami menutup NBA pertama kali, kami hanya berencana untuk jeda. Tidak masuk akal jika negara kami akan benar benar ditutup. Ternyata prediksi saya salah." ujar Adam Silver, Komisaris NBA kepada Sports Yahoo

Adam mencoba menguatkan seluruh fans. Dia mengatakan agar menerima keadaan. Paling tidak hingga akhir April nanti manajemen NBA akan bertemu. Yang dibahas tentu, akan dibawa kemana kompetisi basket paling bergengsi di Dunia itu.

Setelah Gobert, ada sepuluh pemain NBA lainya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Termasuk Donovan Mitchell, rekan setim Gobert – ditambah bintang NBA seperti Kevin Durant dan Marcus Smart. Kabar baiknya tidak ada yang sakit parah. Selain daya tahan tubuh mereka yang bagus, mereka juga mendapat pelayanan terbaik dari rumah sakit di Amerika Serikat.

Selain pemain, bayak juga staff, dan para pekerja yang berkecimpung di tim. Sampai-sampai pemilik New York Knicks, James Dolan juga ikut tertular. Secara nasional, lebih dari 18.500 orang telah meninggal karena penyakit ini. Amerika Serikat telah melewati Italia untuk negara dengan jumlah kematian terbesar karena virus ini.

Kesehatan dan keselamatan para pemain tetap penting. Tetapi tidak ada pemasukan untuk liga pada saat ini. Adanya pengurangan gaji dan PHK staf dalam beberapa tim. Semua itu akan menambah tekanan kepada Adam Silver untuk membuat NBA dapat beroperasi lagi.

Ide Pertandingan Tanpa Penonton

Ada ide untuk tetap melanjutkan musim kompetisi. Cara yang paling mungkin adalah membawa semua pemain, pelatih, staf pelatih, manajer peralatan, wasit, ditambah kru siaran dan lain-lain dalam satu tempat. Pertandingan akan dilakukan tanpa fans. Penonton hanya bisa menyaksikan dari televisi. 

Rencana ini membawa banyak tantangan. Pemain NBA akan terisolasi dari keluarga dan teman mereka selama lebih dari satu bulan untuk bertanding. Untuk tim yang lolos ke babak playoff akan menjadi lebih dari dua bulan isolasi untuk pemain. Tantangan lain adalah menjaga staf hotel, koki, dan keamanan harus diuji. Jika ada satu orang saja yang membawa virus itu, maka rencana bisa buyar lagi.

Namun sepertinya itu adalah satu-satunya pilihan untuk mereka. Tentunya untuk musim ini. Tidak ada yang tahu berapa lama 18.000 orang akan berkumpul lagi di arena untuk menonton LeBron James atau Giannis Antetokounmpo bertanding lagi. Untuk sekarang, sulit untuk mengatakan apa yang akan terjadi. Bahkan setelah satu bulan sejak NBA menunda pertandingan mereka, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi berikutnya.(*)

Related Articles
Sport
Pemain NBA yang Pertama Positif Covid-19 Ini Telah Sembuh

Sport
Rudy Gobert Merasa Kehilangan Indera Penciumannya, Efek Coronavirus?

Sport
Klub dan Pemain NBA Kompakan Sumbang Mereka yang Terdampak Coronavirus