Current Issues

Jangan Pegang Bagian Depan Masker! Ini Alasannya

Dwiwa

Posted on April 8th 2020

Kebijakan pemerintah untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berimbas pada kewajiban bagi seluruh masyarakat untuk mengenakan masker, baik yang sakit ataupun yang sehat. Penggunaan masker ini dinilai dapat meningkatkan perlindungan dari tertular SARS-Cov-2 yang menyebabkan Covid-19.

Meski begitu, ada sejumlah tata cara yang harus diperhatikan ketika menggunakan masker. Selain harus selalu mencuci tangan sebelum memakai dan setelah melepas masker, hal yang tidak kalah penting adalah jangan pernah menyentuh bagian depan masker.

Dikutip dari Mashable SE Asia, sebuah penelitian Universitas Hongkong yang dipublikasikan di jurnal kedokteran The Lancet, menunjukkan jika virus Corona dapat bertahan di permukaan benda selama beberapa jam, bahkan bisa sampai beberapa hari.

Penelitian tersebut menunjukkan jika virus dapat bertahan selama 3 jam di kertas dan tisu toilet. Pada kayu dan kain virus tidak ditemukan di hari kedua dan hari ke empat di kaca dan uang kertas. Hal yang mengejutkan adalah virus infeksius tersebut masih ditemukan pada lapisan masker bedah pada hari ketujuh.

Hal ini menjadi sebuah peringatan keras terkait penggunaan masker oleh masyarakat pada umumnya. Semenjak Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengumumkan agar semua orang menggunakan masker, orang-orang bergegas mencari dan menggunakan alat pelindung diri (APD).

CDC juga menghimbau orang-orang menggunakan APD buatan sendiri agar masker medis diprioritaskan bagi orang-orang di garda depan, termasuk mereka yang sudah positif Covid-19. Penelitian di Universitas Hongkong tersebut juga memberikan informasi berharga tentang berbagai tindakan pencegahan yang harus kita lakukan sebagai masyarakat saat menggunakan masker.

Pertama, dan mungkin yang paling penting adalah jangan pernah menyentuh bagian luar masker. Tangan kita menyentuh semua hal (baik dengan tangan kosong atau sarung tangan), ini meningkatkan risiko kontaminasi terhadap masker dengan kuman dan bakteri apapun (termasuk virus Corona) yang mungkin kita pegang.

Salah satu langkah pencegahan termudah yang dapat kita lakukan adalah mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer secara rutin. Semakin sering kita melakukannya, risiko tertular virus lewat kontaminasi berbagai benda juga akan menurun.

Jika mengenakan masker wajah yang bisa digunakan berkali-kali, seperti masker buatan sendiri, kalian harus selalu mencucinya setiap sebelum dan sesudah menggunakan. Penelitian tersebut juga menunjukkan jika penggunaan carian pemutih sebagai disinfektan cukup efektif “membunuh” kuman.

Namun pada akhirnya, mencuci tangan dengan sabun secara rutin tetap menjadi cara terbaik melindungi diri dari penularan virus Corona, terlepas dari daya tahan virus di berbagai permukaan. Selain itu, melakukan physical distancing juga penting untuk melindungi diri dari infeksi virus.

Artikel Terkait
Current Issues
Punya Masker Kain di Rumah? Begini Cara Disinfeksi Dengan Benar

Current Issues
Meski Pakai Masker, Jangan Lantas Abaikan Social Distancing. Ini Alasannya

Current Issues
Peneliti MIT Sebut Jarak 2 Meter Masih Belum Aman dari Penularan Coronavirus