Interest

Orang-orang Ini Beruntung Saat Lockdown Mendadak Diberlakukan

Dwiwa

Posted on April 7th 2020

Kebijakan lockdown yang dilakukan sejumlah negara memang membuat tidak nyaman mayoritas orang. Namun langkah itu tetap perlu dipatuhi demi menghentikan penyebaran Coronavirus. Tapi tak semua orang merasakan tak nyaman saat lockdown loh. Beberapa orang ini justru dapat keberuntungan saat lockdown.

Di Inggris misalnya, lockdown membuat beberapa orang mendapatkan keberuntungan. Misalnya si Dexter Lee, bocah 4 tahun. Ia sebenarnya punya mimpi merayakan ulang tahunnya yang keempat. Namun pestanya batal digelar akibat kebijakan physical distancing yang harus dipatuhi di Inggris.

Meskipun batal merayakan ulang tahunnya, tapi Dexter Lee tetap mendapatkan kado istimewa. Sesuatu yang sudah lama diinginkannya. Dexter Lee dikunjungi seorang polisi dari Merseyside. Loh dikunjungi polisi kok beruntung? Ya, karena Dexter Lee sangat ingin menjadi polisi.

Polisi tersebut datang untuk memberikan sedikit keceriaan dan semangat kepada bocah 4 tahun tersebut. Ide ini berawal dari sang ibu, Anna yang ingin agar ulang tahun anaknya tetap berkesan meskipun pesta harus batal.

Mengetahui sang anak bercita-cita untuk menjadi anggota kepolisian saat besar, Ana kemudian menghubungi rekannya untuk meminta tolong agar ada polisi yang lewat rumahnya untuk lewat dan sekadar menyapa.

Orang tua Dexter pun merasa terharu saat anggota polisi bernama Mark Wilson datang bersama dengan maskot kepolisian 'Bobby'. Mereka juga membawa goodie bag dan kartu ucapan superhero dari kepala polisi Con Andy Cooke khusus untuk Dexter.

Tidak hanya itu saja, Dexter dan kakaknya, Freddie, juga berkesempatan untuk duduk di dalam mobil polisi. Meski tidak bisa mendekat demi keamanan, kakek dan nenek Dexter juga turut menyaksikan dari dalam mobil yang diparkir tidak jauh.

Bulan Madu Lebih Lama

Berkah lockdown juga didapat pasangan Olivia dan Raul De Freitas. Mereka mungkin menjadi orang yang paling beruntung saat lockdown. Saat menikmati bulan madu di sebuah resor mewah di Maldives, pasangan ini terjebak tidak bisa pulang. Tempat asal mereka Afrika Selatan menutup bandara untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

Datang pada 22 Maret lalu di resor Cinnamon Velifushi Maldives, perjalanan yang harusnya hanya 6 malam terpaksa harus diperpanjang. Meski begitu, selama berada di resor yang dapat menampung hingga 180 orang itu mereka terus mendapatkan pelayanan penuh.

Staf resor selalu siap untuk melayani setiap kebutuhan mereka. Pasangan ini bercerita kepada New York Times jika layanan kamar memeriksa lima kali sehari, sementara pekerja lain menyiapkan makan malam romantis di pinggir pantai. Pertunjukkan di ruang makan bahkan juga tetap tersedia untuk mereka nikmati.(*)

Related Articles
Interest
Yuk Kenali Istilah Seputar Coronavirus, Biar Nggak Panik dan Salah Langkah

Interest
Novel Thriller 'Lockdown' yang Dulu Ditolak, Dirilis karena Mirip Pandemi Corona

Interest
Disiplinkan Warga agar Diam Di Rumah, Robot Dalek Lakukan Patroli di Inggris