Current Issues

Kunjungi Luar Angkasa Secara Virtual Bersama ‘Go for Flight’ NASA

Ahmad Redho Nugraha

Posted on April 6th 2020


NASA memang sudah sejak dulu menginisiasi perjalanan ke luar angkasa. baik untuk tujuan riset, maupun wisata. Khusus poin kedua memang masih anyar. Mengingat perjalanan manusia ke luar angkasa membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun NASA hadir dengan ide yang brilian. Daripada membawa manusia ke luar angkasa, NASA justru membawa luar angkasa kepada manusia di bumi. Nah, lho?

NASA memiliki proyek edukasi bernama Go for Flight. Proyek ini adalah tur virtual yang diperuntukkan bagi masyarakat dunia. Tujuannya untuk memberikan wawasan tentang cara kerja NASA, dan apa saja yang mereka sudah mereka kerjakan.

Tur virtual ini menawarkan pengamatan pemandangan luar angkasa 360 derajat dari pesawat jet F/A-18. Perawat ini memang digunakan oleh Pusat Riset Penerbangan NASA’s Armstrong (AFRC) untuk memperoleh data tentang kondisi luar angkasa.

"Ada banyak orang brilian dari berbagai latar belakang organisasi dan kelompok yang bekerja keras untuk membuat semua ini berhasil," ujar Kevin Rohrer, Kepala Komunikasi Strategis NASA’s Armstrong.

"Segmen tur terbaru kami menawarkan kunjungan virtual ke beberapa area penting. Salah satunya adalah pemandangan luar angkasa 360 derajat dari  Laboratorium Riset Penerbangan Dale Reed, atau yang sering disebut juga dengan nama ‘Model Shop’,” imbuhnya.

Bagian berikutnya dari tur virtual adalah kunjungan ke simulator penerbang X-57. Alat ini digunakan para pilot untuk mempraktikkan simulasi misi luar angkasa mereka. Tur dilanjutkan dengan mengunjungi laboratorium nasional yang unik. Yakni Armstrong Flight Loads Library. Ini adalah tempat di mana NASA melakukan uji struktural untuk mendukung misi luar angkasanya.

Setelah itu, pengunjung virtual akan diajak memasuki ruang kendali Dryden Aeronautical Range, di mana misi-misi NASA dirancang dan dimonitor. Terakhir, sebagai penutup tur, pengunjung tur virtual akan diajak menyambangi landasan terbang NASA. Di sana berjejer pesawat jet F/A-18 terparkir dan siap dilepas-landaskan duntuk misi penerbangan.

Pada tahun ini, NASA kabarnya akan mengembangkan fitur kunjungan virtual ini untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman para peserta tur. Salah satu fitur yang akan ditambahkan NASA ke proyek Go for Flight adalah kunjungan ke tata surya TRAPPIST-1>

Di mana tujuh eksoplanet berukuran sebesar bumi mengorbit mengelilingi sebuah bintang yang ukurannya hanya sedikit lebih besar dari Planet Jupiter. Fitur ini juga berisi penjelasan mengenai teleskop yang digunakan NASA untuk mengawasi eksoplanet tersebut.

Selain kunjungan ke TRAPPIST-1, NASA juga akan menambahkan materi tentang atmosfer bumi. Nantinya Suni Williams akan mengarahkan para pengunjung virtual menuju International Space Station (ISS). Suni, yang direpresentasikan dalam sosok hologram, akan menjelaskan kepada para pengunjung tur bagaimana cara kerja perlengkapan sains mereka.

Update lainnya yang akan dilakukan NASA diketahui bertajuk ‘Exoplanet Travel Bureau’. Para peserta tur bisa memperoleh pengalaman ekstra di luar angkasa, dan dapat mengunduh poster lur angkasa. Terakhir, NASA akan memberikan kunjungan singkat ke pusat penelitian lapangan NASA yang paling tua, yaitu Langley Research Center. Tempat dimana fasilitas NASA seperti kincir angin, pusat penelitian komputer dan pusat teknis NASA berada.(*)

Artikel Terkait
Tech
Badan Antariksa Tiongkok Rilis Foto Mars Melalui Jepretan Misi Tianwen-1

Tech
NASA akan Bayar Siapapun yang Mau Kumpulkan Tanah dan Batu Bulan untuk Mereka

Current Issues
Lawan Tiongkok, Senat AS Loloskan RUU Pengembangan Sains dan Teknologi