Entertainment

Tujuan Dua Lipa Rilis 'Future Nostalgia': Mengabaikan Dunia

Delya Oktovie Apsari

Posted on April 5th 2020

(Rolling Stone)

 

Setelah sukses besar dengan 'New Rules', Dua Lipa akhirnya kembali dengan album terbarunya 'Future Nostalgia'. Pacar Anwar Hadid ini pun bercerita tentang tujuannya merilis album ini.

Sebelumnya, 'Future Nostalgia' direncanakan rilis Jumat (3/4). Namun, gara-gara albumnya bocor di internet, Lipa akhirnya memilih untuk memajukan tanggal 'kelahiran' albumnya.

Awalnya, Lipa nggak yakin untuk merilis albumnya di tengah-tengah pandemi. Tetapi, ia jadi merasa ini hal yang benar untuk dilakukan demi mengalihkan perhatian fans-fansnya sejenak dari berita-berita mengerikan soal coronavirus covid-19.

"Aku ingin album ini menjadi album yang sangat menyenangkan dan membuatku ingin menari dan mengenyahkan dunia luar," tutur Lipa pada The Guardian melalui FaceTime. Lipa saat ini juga sedang social distancing sambil 'makan keripik dan nonton Tiger King' bareng pacarnya.

Lipa adalah penyanyi, penulis lagu dan model kelahiran London, 22 Agustus 1995. Sejak 'New Rules', kepopuleran Lipa melesat. Pada tahun 2017, Lipa disebut sebagai musisi perempuan yang lagunya paling banyak didengarkan di dunia. Setahun kemudian, ia menjadi solois perempuan pertama yang mendapat lima nominasi BRIT Awards dan memenangkan dua di antaranya.

"Kesuksesan mendatangkan kebebasan dan tekanan," kata Lipa. "Orang-orang nyaris membuatku merasa buruk tentang pencapaianku, atau tidak membiarkanku merasa bangga dengan hal-hal yang telah aku lakukan karena mereka membuatku hampir merasa seakan aku nggak berhak bersama mereka [...] walaupun aku tahu aku bekerja sangat keras dan aku melakukan banyak hal mulai dari performance hingga di balik layar," jelasnya.

Lipa pun menumpahkan segala perasaannya di 11 track 'Future Nostalgia'. Ia ingin 'bersenang-senang dan mengabaikan dunia'

"Orang-orang kayak: 'Dia udah jadi best new artist dari dulu dan dia nggak pantas mendapatkan itu, blah blah blah'," ujar Lipa.

Kejayaan Lipa tidak datang sekonyong-konyong. Orang tua Lipa adalah imigran muslim Kosovo dan Bosnia yang datang ke Inggris pada tahun 1992. Keluarganya lalu kembali ke Pristina, Kosovo saat ia berusia 10 tahun.

Di usia 15 tahun, Lipa kembali ke London dengan alasan dia bakal lebih gampang kuliah di Inggris kalau sekolah di London. Ia pun memanfaatkan kesempatan ini dengan menyebarkan demonya dan membangun agensi bakat bernama Girls Collective. Ia pun berhasil masuk dalam tim manajemen Lana Del Rey, kemudian berlanjut ke Warner Music.

Butuh waktu dua tahun hingga akhirnya Lipa merilis single debutnya, 'New Love'. Sayangnya, single-single Lipa nggak diterima dengan baik. Hingga akhirnya Lipa mengunggah 'New Rules'.

Dalam akhir interview-nya, Lipa menyebut karya perempuan selalu direndahkan. "Kita harus bekerja sedikit lebih keras untuk dianggap serius, tapi itu bukan sesuatu yang nggak biasa kita lakukan," ucapnya.

"Waktu akan membuktikan, dan sambil menunggu, aku bakal bekerja untuk orang-orang yang menganggapku serius." (*)

Related Articles
Entertainment
Kenalin, Challenge TikTok Terbaru: Drake 'Toosie Slide'

Interest
Dengerin deh: Rekomendasi Lagu Selama Social Distancing Sesuai Zodiakmu

Entertainment
Produktif Selama Social Distancing ala Harry Styles: Bikin Lagu Baru!