Sport

A Week in Review World Cup: Piala Dunia atau Piala Eropa?

Hakiki Hijriawan

Posted on July 10th 2018

Jikalau lolos ke final, Piala Dunia 2018 adalah final pertama bagi Kroasia dan Belgia (via: fifa.com)

Persaingan menjadi yang terbaik di dunia udah semakin mendekati puncaknya. Setelah laga sengit pada perempat final beberapa hari lalu, empat tim Eropa mengukuhkan diri jadi yang terbaik di babak semifinal. Laga yang mempertemukan Perancis dan Belgia serta Kroasia melawan Inggirs, jadi pertanda bahwa belum ada yang bisa mematahkan dominasi Eropa di Piala Dunia.

Pro kontra terpilihnya Rusia jadi tuan rumah Piala Dunia 2018 tentu sudah banyak tersebar. Mulai dari isu politik hingga SARA pun telah tersyiar di dunia maya. Eits tenang, bukan itu kok yang akan di bahas pada edisi Week in review World Cup kali ini. Tapi, stigma yang melekat bahwa setiap tuan rumah yang berasal dari Eropa pasti yang akan jadi juara pun dari benua yang sama.

Yap, benar aja, stigma itu berlanjut hingga sekarang, bahkan sejarah pun telah mencatatnya. Piala Dunia 1934 menjadi Piala Dunia pertama yang diselenggarakan di benua Eropa, tepatnya di Italia. Dominasi Italia nggak bisa ditangguhkan lagi, benar aja pada tahun itu tim Azzuri berhasil mempertahankan piala di rumah sendiri, dengan menjadi juara kala itu.

Empat tahun berikutnya, Perancis menjadi negara kedua Eropa yang berkesempatan jadi tuan rumah. Namun, kali ini bukan tuan rumah yang jadi jawaranya, melainkan sang juara bertahan Italia yang berhasil merengkuh Piala bergengsi empat tahunan itu.

Dominasi itu terus terjadi hingga sekarang. Namun sempat terpatahkan pada Piala Dunia edisi 60 tahun silam, ketika Brazil menjadi yang terbaik di tanah Swedia. Tapi, fyi Eropa selalu mengirimkan minimal tiga tim di semifinal setiap Piala Dunia terhelat di benua biru. Formasi di tahun ini sempat terjadi di edisi 1934, 1982, dan 2006, dimana empat tim eropa berlaga di semifinal.

Football's coming home! (via: fifa.com)

Selain itu, empat tim yang bentrok di semifinal tahun ini juga memungkinkan lahirnya sejarah baru. Manakala, Belgia dan Kroasia akan berlaga di final untuk pertama kali setelah menyingkirkan para mantan juara Perancis dan Inggris. Atau malah Perancis yang kembali jadi juara setelah rindu ditinggal trofi Jules Rimet dua daswarsa silam. Eits, tunggu dulu, Inggris juga nggak mau ketinggalan, the tree lions siap merealisasikan lagu legendaris The Lightning Seeds, Footbal’sl Coming home dengan menggondol trofi ke negeri Ratu Elizabeth itu.

Yap, mungkin rumput di tanah Eropa selalu punya sihir tersendiri bagi tim-tim Eropa. Jadi untuk siapa tahun ini sihirnya akan berpihak?
Related Articles
Sport
A Week in Review World Cup: Kejutan Bertebaran, Kekalahan Memalukan

Sport
4 Fakta menarik setelah Juara Bertahan Piala Dunia Out!

Sport
Kontroversi di Piala Dunia 2018!?

Meet The Creator



Afrieza Zaqi

Quote Of The Day

NGEJAR DISKON DIBELA-BELAIN BEGADANG SAMPAI PAGI, GILIRAN NGEJAR SI DOI SAMPE DEPAN GANG UDAH PUTER BALIK LAGI