Sport

Bob Hasan, 44 Tahun Mengabdi untuk Atletik Indonesia

Shava

Posted on March 31st 2020

Tak banyak orang begitu peduli dengan olahraga seperti Bob Hasan. Ia mengabdikan hampir separuh hidupnya untuk memajukan olahraga atletik. Pria yang dijuliki 'Bapak Atletik Indonesia' ini berpulang Selasa (31/3) siang di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Bob Hasan meninggal dunia karena kanker. Semasa hidup, Bob dikenal sangat getol membina olahraga atletik. Tak jarang ia terjun langsung ke Stadion Madya Senayan, Jakarta untuk memantau persiapan tim atletik Indonesia. Bob juga sering turun gunung untuk melihat perkembangan atlet di daerah.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menilai Bob Hasan adalah figur yang luar biasa. Bahkan tak ada duanya. Dedikasinya untuk dunia atletik Indonesia tak perlu dipertanyakan lagi. Bob menghabiskan waktu 44 tahun sebagai Ketua PB PASI, induk olahraga atletik di Indonesia.

Zainudin berkisah tentang pertemuannya dengan Bob Hasan. Pada saat itu ia baru tiga hari menjabat sebagai Menpora. Zainudin beserta jajarannya melakukan inspeksi ke Stadion Madya. Mereka ingin memantau latihan tim atletik yang diproyeksikan turun di SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

"Di situ kami ngobrol lama. Lebih dari satu jam. Saya langsung kagum dengan beliau. Walaupun sudah sepuh seperti itu, beliau masih mau tiap hari ke Stadion Madya menemani pelatih, atlet dan pengurus cabor," ujar Zainudin dalam keterangan resminya, Selasa siang.

"Kalau bukan panggilan jiwa dan dedikasi yang luar biasa untuk olahraga ini, tidak mungkin beliau ada di lapangan pada saat itu," tambahnya.

Bob Hasan betul-betul figur yang luar biasa untuk dunia atlet Indonesia. Ia sudah membina olahraga ini selama lebih dari empat dekade. Ya, Bob Hasan mulai memimpin PB PASI pada 1976 silam. Setelah itu sosoknya tak tergantikan. Bob masih tercatat sebagai Ketua Umum PB PASI hingga akhir hayatnya.

Ada satu mimpin Bob Hasan belum tercapai. Yaitu mengantarkan atlet Indonesia meraih medali di Olimpiade. Target itu pernah ia sampaikan selepas terpilih sebagai Ketua Umum PB PASI untuk kesekian kalinya pada 2016 silam. Kini, mimpi itu harus direalisasikan oleh suksesornya di PB PASI nanti.

"Jasa beliau sangat luar biasa untuk olahraga di Indonesia, khususnya cabang atletik. Saya dan seluruh masyarakat di tanah air, khususnya stakeholder olahraga, pasti merasakan kesedihan mendalam atas kepergian beliau," ujar Menpora.(*)

Artikel Terkait
Sport
Bapak Atletik Indonesia Berpulang

Sport
Percepatan Sepak Bola Nasional Start dari Surabaya

Sport
Kabar Baik! Oktober, Honda DBL Dimulai di Jakarta dan Surabaya