Interest

Polisi Identifikasi 70 Orang yang Diduga Terlibat Nth Chat Room

Delima Pangaribuan

Posted on March 31st 2020

Kasus Nth Chat Room di Korea Selatan terus bergulir. Merespons derasnya arus desakan dari publik, kepolisian Korea Selatan pun serius menyelidiki nama-nama orang yang menggunakan jasa Cho Joobin di Nth Chat Room ini. Melansir AllKpop, sebagian kecil di antaranya sudah diketahui identitasnya.

Polisi menerangkan sudah menemukan identitas sebanyak 70 orang melalui penelusuran ID di platfform Telegram. Orang-orang ini diduga telah mengirimkan sejumlah uang kepada Cho Joobin untuk menjalankan bisnisnya. Mereka semua sedang dalam penyidikan lebih lanjut oleh polisi.
 
Selain itu, polisi juga mengidentifikasi 15 ribu username yang juga pernah termasuk dalam Nth Chat Room. Tapi belum bisa dipastikan siapa saja pemilik username tersebut. Polisi juga membuka kemungkinan adanya satu orang yang menggunakan dua username atau satu username digunakan lebih dari satu orang. 
 
Username itu juga bisa jadi digunakan orang lain, alias pemilik username-nya yang asli sendiri nggak tahu kalau username mereka dipakai untuk bertransaksi di Nth Chat Room.
 
Jumlah itu masih terbilang kecil dibandingkan perkiraan banyaknya pelanggan yang pernah masuk ke Nth Chat Room. Sebelumnya diberitakan kalau pelanggannya diduga mencapai 260 ribu orang. Polisi telah mengumpulkan setidaknya 20 barang bukti digital yang berkaitan dengan itu. Tapi, dua di antaranya belum bisa diperiksa lebih lanjut.
 
Dua barang bukti yang dimaksud adalah handphone yang dipakai Cho Joobin. Handphone itu masih terkunci dan Cho Joobin nggak mau ngasih kode buat membukanya. Meskipun sudah mengakui perbuatan jahatnya, Cho Joobin nggak mau bersikap kooperatif soal HP itu dengan polisi. Dia sempat bilang mau membuka kodenya, tapi kemudian malah nggak mau sama sekali.
 
Polisi menyebutkan, Cho Joobin diduga punya tiga dompet digital yang berkaitan dengan kasus ini. Di dompet-dompet inilah dia menerima uang cryptocurrency dari para pelanggan.
 
Tapi diketahui dua dompet di antaranya ternyata palsu dan sengaja dilaporkan Cho Joobin buat mengelabui polisi. Tinggal satu dompet digital lagi yang belum diperiksa dan diduga kuat inilah dompet digital yang asli, yang biasa dipakai Cho Joobin dalam aksi kejahatannya.
 
Di sisi lain, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in memastikan pemerintah akan menyikapi kasus ini secara serius. Moon Jae-in menyampaikan, parlemen dan pemerintah telah mengadakan rapat tertutup untuk memutuskan hukum yang tepat bagi para pelanggan yang terlibat.
 
Mereka juga berencana merumuskan penguatan hukum baru untuk undang-undang terkait distribusi konten asusila secara ilegal. (*)
Artikel Terkait
Current Issues
Pelaku Nth Room Cho Joobin Dijatuhi Hukuman 45 Tahun Penjara

Interest
Pelaku "Nth Room" Akui Sasar Fancafe Idol untuk Cari Korban

Interest
Ini Identitas 'Doctor' Pelaku Utama Nth Room